Kamis, 10 Oktober 2013

Aktualisasi Akhlak Muslim


Penulis   Ummu Ihsan & Abu Ihsan al-Atsari
Harga buku Rp 90.000
Harga diskon Rp 72.000
 Sesungguhnya aku diutus oleh Allah Ta'ala semata-mata untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." ( H.R. Al-Bukhari )

Ketinggian iman seseorang tidak dapat diukur secara pasti, tetapi kemuliaan akhlak merupakan cerminannya. Semakin sempurna akhlak seseorang semakin tinggi pula keimanannya. Dan sebaliknya, semakin rendah akhlak, semakin rendah pula keimanan. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam adalah sosok teladan yang menampilkan citra manusia berakhlak mulia dan berkeimanan sempurna. Beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia dan menunjukkan jalan ke arahnya. Di manakah akhlak mulia dapat tumbuh subur dan berkembang menjadi sempurna?

Buku ini lengkap dan sederhana. Berbagai topik dibahas dengan bahasa yang mudah dicerna, diuraikan dengan dasar yang kuat dan dalil-dalil yang terjaga keshahihannya. Dilengkapi dengan pilar-pilar penyangga akhlak dan cara untuk meraih akhlak mulia. Tabiat manusia yang sejalan atau bertentangan dengan akhlak mulia serta apa solusinya pun menarik untuk disimak pemaparannya. Dan yang lebih menarik lagi, kita tidak hanya diharuskan berakhlak mulia kepada sesama manusia, tetapi juga kepada Sang Pencipta dan kepada makhluk lain di sekitar kita.

Pantaskah selain Alloh Disembah ?

Harga :
Rp. 35.000
Rp. 28.000 (Diskon )
Penulis: Abu Isma’il Fachruddin Nu’man,Lc
Penerbit: Rumah Ilmu
Ukuran: 12. x 20 cm
Tebal: 179 hlm
Berat Total: 0.3 Kg

Penyimpangan-penyimpangan dimasyarakat saat ini semakin bertambah banyak, penyimpangan dari ajaran agama yang Haq yang dibawa oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Penyimpangan-penyimpangan yang kerap terjadi meliputi penyimpangan aqidah, ibadah, maupun muamalah. Sedangkan ajaran Islam ini adalah ajaran yang sangat sempurna, yang diridhoi Allah ta’ala yang diturunkan untuk kemaslahatan dan kebahagiaan hamba-hamba-Nya di dunia dan akhirat.

Tentu pastinya kita yakin hanyalah Allah Ta’ala yang menciptakan alam semesta dan seluruh makhluk yang ada di dalamnya termasuk kita, Dia-lah yang Maha Tahu apa saja yang bisa membawa kemaslahatan dan kebahagian bagi hamba-hamba-Nya.

Allah sudah menjamin bagi siapa saja yang menganut agama yang diridhoi-Nya ini dan yang bersungguh-sungguh berserah diri kepada-Nya serta taat kepada-nya dengan menjalankan syari’at agama yang telah diturunkan melalui jalan Rasul-Nya
Buku Pantaskah Selain Allah Disembah ini berisikan studi kritis membongkar sifat-sifat Tuhan selain Allah dan penyembahnya.

Selasa, 10 September 2013

Kejeniusan Rasulullah, Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali




Harga: Rp. 215.000
Rp. 172.000 (Diskon 20%)
Penulis: Abbas Mahmud Al Aqqad
Penerbit: Pustaka Azzam

Ukuran: 15.5 x 23.5 cm
Tebal: 441 hlm
Berat: 1,7 Kg

 Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam laksana cahaya untuk menerangi kegelapan jiwa kita. Kisah perjalanan Rasulullah sungguh sangat menabjubkan, tak pernah lekang oleh zaman dan selalu menjadi inspirasi kita semua. Beliau adalah sebaik baik suri tauladan. Dibawah bimbingan beliaulah generasi-generasi terbaik dan jenius terbentuk, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar, Usman, Ali dan sahabat-sahabat lainnya.

Kejeniusan yang dimiliki Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam tergambar jelas dari semua aspekkehiduan, baik dari segi ekonomi, segi politik, segi kepemimpinan, segi keluarga, sosial maupun budaya. Kejeniusan inilah yang kemudian diikuti oleh para sahabat-sahabat beliau.
Dengan hadirnya buku “Kejeniusan Rasulullah, Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali” ini, penulis mengajak kita untuk menyelami kejeniusan Rasulullah serta para sahabat-sahabat beliau. Sehingga kita dapat kembali menjadi umat terbaik yang menjadi teladan bagi umat-umat yang lain

Rabu, 04 September 2013

Terapi Penyakit Wahn (Cinta Dunia)

Penulis : Ummu Ihsan Choiriyah & Abu Ihsan al-Atsariy
Harga Buku Rp 40.000
Harga Diskon Rp 32.000

Sungguh merupakan kebodohan apabila seorang insan menambatkan hatinya pada dunia. Hatinya sibuk dengan angan-anagn panjang seakan ia akan hidup di dunia seribu tahun lamanya. Jerih payahnya semata-mata untuk mengejar dunia, sementara akhirat bukan perkara penting baginya.
Demikianlah keadaan manusia yang jiwanya telah terjangkiti penyakit (wahn) yaitu cinta dunia dan takut kematian.
  • Cinta dunia adalah induk segala kesalahan serta perusak agama.
  • Cinta dunia adalah induk segala maksiat dan dosa.
Penyakit inilah yang menyebabkan seorang muslim menajdi lemah. Sehingga musush-musuh dengan leluasa menebar rasa takut dan sifat pengecut dalam dirinya, syaitan-syaitan dengan mudah menyesatkannya. Sementara orang-orang kafir dan musuh Islam lainnya memandangnya dengan sebelah mata.
Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi  bersabda: “Bersegeralah kalian beramal sebelum datang fitnah seperti gelapnya malam gulita, di waktu pagi seseorang masih beriman namun di sore hari dia telah kafir. Di sore hari ia masih beriman namun di pagi hari ia telah kafir. Dia jual agamanya dengan sekelumit perkara dunia.”(HR. Imam Ahmad & Muslim)

Samudera Hikmah Di Balik Jilbab Muslimah

Harga : Rp. 42.500
Harga DiskonRp. 34.000
Penulis: Sufyan Bin Fuad Baswedan
Penerbit: Pustaka Al-Inabah


Editor Medis: dr. Sofia Rafiq Baraja & dr. Dania Qisty Baraja
Ukuran: 15.5 x 23.5 cm
Tebal: – hlm
Berat Total: 0.3 Kg


 Islam adalah satu-satunya agama yang sangat memuliakan wanita. Islam menjadikan wanita layaknya sebuah mutiara yang tak ternilai harganya, sehingga terjaga dari kerusakan dan tangan jahat yang ingin mengotorinya. Hal ini sangat bertolak belakang dengan agama lainnya.

Kisah Kota Makkah


 Tiada kota yang memiliki daya tarik sehebat Kota Makkah. Kota suci yang selalu dirindukan oleh jutaan hati manusia yang ingin datang mengunjunginya. Kota yang menjadi pusat peradaban dunia dan memiliki Ka'bah sebagai titik pusat arah penghadapan ibadah manusia kepada Allah. Kota suci yang dikaruniai Allah keamanan, keberkahan dan segala keistimewaan yang tidak dimiliki kota-kota lain di dunia.
  • Penulis: Syaikh Ahmad bin Shalih bin Ibrahim ath-Thuwayyan
  • Penerbit: Elba
  • Dimensi LxT (cm): 15x20,5
  • Cover: Soft cover
  • Berat (kg): 0,26
  • Harga Buku Rp 28.000
  • Harga diskon Rp 22.500


Memburu Doa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

 
Pengarang: Taufiq Umar Sayyidi
Penerbit: DAAR ANNABA
 
Harga Buku Rp 38.500 
Harga Diskon Rp 31.000
Berat: 0,5

Kisah orang-orang yang paling beruntung berkat doa sang nabi. Memburu Doa Rasulullah? Peristiwa inilah yang akan terjadi baik di dunia hingga kelak di akhirat. Di dunia para sahabat berlomba-lomba memburu doa rasulullah, kapan dan dimana saja. Dan tidak ada seorangpun yang tahu sudah berapa banyak manusia yang telah didoakan oleh Rasulullah. Yang pasti mereka yang telah didoakan oleh Rasulullah dengan kebaikan telah menjadi manusia-manusia sukses baik di dunia maupun di akhirat. Begitu pula mereka yang telah menjadi manusia-manusia sukses baik di dunia maupun di akhirat. Begitu pula mereka yang telah didoakan dengan kejelekan, mereka telah binasa dan menjadi manusia hina baik dunia maupun di akhirat. Dan yang paling menakjubkan, beliau tidak hanya mendoakan orang-orang yang ada pada masa beliau dari generasi pertama, namun seluruh umatnya yang beriman kepada Allah, dan mengikuti beliau dengan benar telah mendapatkan keberkahan doa beliau. Di akhirat kelak manusia juga berlomba-lomba untuk mendapatkan syafaat beliau ( setelah mendapat ijin dari Allah). Dari umat nabi adam hingga umat nabi Isa merka berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh beliau dalam sebuah hadits yang sangat panjang sekali. Lantas ada apa dengan doa beliau? siapa sajakah di dunia ini yang telah didoakan beliau? Apa doa beliau untuk mereka? Lalu apa yang terjadi dengan mereka setelah beliau mendoakan mereka? Dan apa doa beliau bagi umatnya yang cepat

Tafsir Al-Qur`an (Tafsir As-Sa'di)



Penulis : Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sadi'  
Harga : Rp.770.000,-/set & Rp.110.000,-/jilid
Harga diskon Rp 578.000,-/set Rp 88.000,-jilid   
Deskripsi : Jilid 1: 620 hal. Jilid 2: 592 hal. (HC)
Sebagai firman Allah, al-Qur'an adalah landasan paling mendasar bagi setiap muslim dalam berakidah, beribadah, bermuamalah dan beretika. Di samping sebagai mukjizat paling agung sepanjang masa, al-Qur'an juga merupakan konsep hidup dan referensi paling otentik dari sejarah manusia, sejak Nabi Adam AS sampai penutup para rasul, Muhammad SAW. Tidak saja memuat perintah-perintah dan larangan-larangan Allah, tapi juga memuat rahasia-rahasia penciptaan yang hebat. Tidak hanya memuat aturan halal dan haram, tapi juga memuat kekuatan sastra yang tak pernah dapat tertandingi. Karenanya, adalah keniscayaan bagi setiap muslim untuk mem-pelajari, merenungi dan mengamalkan ayat demi ayat dari Kitab Suci yang agung ini. Tafsir as-Sa'di adalah satu di antara sekian banyak kitab-kitab tafsir yang merupakan kekayaan ilmiah dunia Islam; memiliki keunggulan sebagai kitab tafsir paling simple, paling padat makna dan tidak banyak menyuguhkan ikhtilaf (perbedaan pendapat) dari sisi penafsiran. Syaikh Abdurrahman as-Sa'di, -salah seorang ulama besar muta`akhkhirin yang juga guru dari Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin- menempuh metode penulisan tafsir yang enak dibaca dan dinikmati oleh semua kalangan, di samping beliau dikenal dalam dunia Islam sebagai ulama yang memiliki akidah yang bersih dari noda-noda hitam golongan al-Mu'aththilah, al-Musyabbihah maupun al-Mufawwidhah. Tafsir as-Sa'di patut dimiliki oleh setiap muslim, sebagai bacaan harian ataupun sebagai rujukan untuk memahami makna-makna al-Qur`an, sebagai sarana untuk berta'abbud dan beraudiensi dengan Dzat yang telah menciptakan manusia. Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur`an dan mengajarkannya, demikian sabda Rasulullah SAW.

Ensiklopedi Hadits-Hadits Hukum

Penulis : Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abdul Hadi Al-Maqdisi
Ukuran : 24,5 x 16 cm
ISBN : 978-602-7965-00-3

Harga : Rp 198.000
Harga diskon :Rp 155.000

Bismillah,

Buku “Ensiklopedi Hadits-Hadits Hukum” ini merupakan kumpulan hadits-hadits dalam masalah hukum yang dirangkum dari kitab-kitab induk hadits yang mu’tabar, seperti Musnad Imam Ahmad, Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, As-Sunan, Al-Mustadarak, As-Sunan Al-Kubra, dan yang lainnya.
Dalam buku ini penulis merangkum 1320 hadits yang disusun secara maudhu’i [tematik] sesuai dengan pembahasan fikih yang meliputi pembahasan tentang thaharah [bersuci], shalat, jenazah, zakat, ghasab dan syuf’ah, faraid [warisan] dan wala’, nikah, mahar, talak, ruju’, ila’, zhihar, sumpah, li’an, penyusunan, nafkah, jinayah, diyat, hudud, peradilan, persaksian, pengobatan dan sebagainya.
Buku ini mencakup pembahasan yang lengkap namun disajikan dengan ringkas. Metode yang dipilih oleh penulis sangat memudahkan pembaca ketika mengkajinya, karena hadits-hadits yang ada ditampilkan secara sistematis dan tematik. Kelebihan buku ini, selain penulis menerangkan kedudukan dan kwalitas hadits dari segi shahih, hasan dan dhaifnya, juga dilengkapi dengan syarah dan tahqiq oleh Abdul Mannan Abdul Latif Al-Madani (Peneliti di Pusat Kajian Islam Al-Allamah bin Baz di Universitas Imam Ibnu Taimiyyah India). Sehingga, pembaca dapat mengambil intisari dan faedah dari setiap hadits yang ada.
Tidaklah berlebihan sekirannya buku ini masuk dalam daftar referensi yang patut dimiliki oleh setiap muslim, thalibul ilmi [penuntut ilmu], guru, da’i dan siapa saja yang ingin menambah wawasannya dalam memahami hadits-hadits Nabi.

Terjemah Bulughul Maram


Kitab fiqh islam bernuansa sunnah yang paling populer dikalangan umat islam adal Bulughul Maram, namun sangat disayangkan penelitian kritis terhadap derajat hadits-haditsnya dalam bahasa Indonesia masih sangat langka. Pustaka Imam Adz-Dzahabi menghadirkan  untuk anda.
Judul kitab      : Terjemah BULUGHUL MARAM
Penulis            : Ibnu Hajar Al-Asqolani
Takhrij Hadits : Merujuk pada kitab-kitab hadits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Tebal              : 768 halaman, HC, 15.5x24cm
 
Harga            : Rp. 135.000,-
Harga diskon: Rp 108.000

Sabtu, 31 Agustus 2013

KATALOG GRIYA ILMU 3


HARGA DISKON 20 %

KATALOG GRIYA ILMU 2


HARGA DISKON 20%

KATALOG GRIYA ILMU 1



 

HARGA DISKON 20 %

SIFAT SHALAT NABI Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Seakan-akan Anda Menyaksikannya

Penulis : Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani Harga : Rp.45.000,-
Harga diskon : Rp 36.000,- Deskripsi : xx + 404 hal. (S)

 Dilengkapi Dengan:
1. Biografi Penulis
2. Gambar Penjelas Tata Cara Shalat
3. Tata Cara Wudhu Nabi Bergambar
4. Bacaan dan Dzikir Setelah Shalat
5. Tips Khusu' dalam Sholat
6. Footnote Dengan Ukuran Font Nyaman Dibaca


Shalat adalah ibadah yang agung dalam Islam, menempati urutan kedua dalam rukun Islam. Namun amat disayangkan, masih didapati banyak kekeliruan yang dilakukan sebagian kaum Muslimin dalam tata cara shalat. Di antara penyebab ini semua adalah karena manhaj (cara) beragama umat Islam yang masih ikut-ikutan. Faktor ini harus menyadarkan setiap Muslim, untuk segera mengoreksi Shalatnya, agar diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan jalan untuk kembali kepada tata cara Shalat yang benar sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, adalah dengan mengkaji hadits-hadits beliau; baik sabda, keteladanan dari perbuatan beliau, maupun persetujuan beliau pada perbuatan para sahabat. Para ulama sebenarnya telah menulis berbagai kitab tentang Shalat, baik kajian tematis fikih, hadits, dan sejarah, maupun kajian analisis seperti kesalahan-kesalahan dalam shalat dan bid'ah-bid'ahnya, serta perbandingan madzhab yang ada di dalamnya. Akan tetapi karena buku-buku tersebut hanya bisa dibaca oleh sekelompok kecil kaum Muslimin terpelajar, maka sebagian ulama mencoba merangkum hal-hal penting sehingga lebih praktis dan simpel. Nah, salah satu intisari yang paling baik dalam tema ini adalah buku yang ada di tangan Anda ini. Penulisnya, Syaikh al-Albani Rahimahullah yang telah berusaha mengumpulkan hadits-hadits tentang tata cara Shalat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, hingga menjelma menjadi tiga jilid atau setebal 1.217 halaman. Kemudian dari hadits-hadits tersebut disarikan dan disederhanakan oleh beliau, sehingga benar-benar jelas menggambarkan tata cara Shalat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam secara simpel tetapi utuh. Maka buku ini tepat seperti judul asli yang beliau berikan: Shifat Shalat an-Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam min at-Takbir Ila at-Taslim Ka`annaka Taraha (Tata cara Shalat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari takbir sampai salam seakan-akan Anda melihatnya). Inilah kitab asli dari buku kita ini, yang sejak cetakan pertama muncul, hingga sekarang menjadi best seller dan telah dicetak berulang kali, baik yang berbahasa Arab maupun terjemahannya dalam berbagai bahasa dunia. Inilah buku terbaik yang akan membimbing kita semua untuk shalat seperti yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Rabu, 07 Agustus 2013

Berguru pada Malaikat Jibril

 Judul asli : Min haditsi Jibriil
 Penulis : Syaikh Dr. Abdul Adzim bin Badawi Al Khalafi
 Fisk : buku ukuran sedang, Softcover, 291 hal
 Penerbit : Pustaka Al Inabah
 Harga Rp 50.000

 Harga Diskon Rp 40.000

Imam  Muslim -rahimahulloh- telah  meriwayatkan sebuah hadits dalam Kitab Shahihnya ,   dengan sanadnya dari Yahya bin Ya'mur dia berkata:
 “Seorang yang pertama kali berbicara masalah takdir di Basrah adalah Ma'bad Al-Juhani. Maka saya bersama Humaid bin Abdurrahman Al-Himyari pergi untuk melaksanakan haji atau umrah. Kemudian kami berkata: ‘Kalau kita bertemu dengan salah seorang sahabat Rasulullah  nanti kita akan bertanya   kepadanya   tentang   apa-apa   yang   telah dikatakan   orang-orang   itu   tentang   takdir.’   Maka kitapun   secara   kebetulan   bertemu   Abdullah   bin Umar  -rahimahulloh-  yang  sedang  memasuki  masjid.   Kemudian kami mengapit lengannya, salah seorang dari kami di kanannya dan salah seorang lagi di sebelah kirinya dan saya menyangka bahwa temanku itu akan mewakilkan kepadaku untuk berbicara. Maka aku katakan: ‘ Wahai Abu Abdirrahman, sesungguhnya di daerah kami telah muncul orang-orang yang membaca Al-Qur'an dan memisahkan antara Ilmu Allah (dengan perbuatan hamba, -pent) -kemudian Humaid bin Abdurrahman menjelaskan   tentang   mereka-   dan   mereka   juga meyakini bahwasanya tidak ada takdir dan bahwa setiap urusan itu berjalan begitu saja’. Kemudian Ibnu Umar berkata: ‘Apabila kamu bertemu dengan orang-orang itu maka katakan kepada mereka bahwa aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dari aku. Dan demi Dzat yang Abdullah bin Umar bersumpah   dengan-Nya,   kalau   seandainya   salah seorang di antara mereka memiliki emas sebesar Uhud kemudian dia infakkan semuanya, Allah tidak akan menerima darinya sampai dia beriman kepada takdir.’
Kemudian Ibnu Umar berkata lagi: ‘Telah memberikan hadits kepadaku bapakku Umar bin Al-Khaththab -Rodliallohu Anhu- , dia berkata:
"Ketika kami bersama Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam-  pada suatu hari, tiba-tiba muncul kepada kami seorang laki-laki yang bajunya sangat putih sekali, dan rambutnya sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas safar, dan kita satupun tidak ada yang mengenalinya. Sampai orang tersebut duduk kepada Nabi dan menempelkan lututnya kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangan di atas kedua paha beliau . Kemudian dia berkata: ‘Wahai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang   Islam!   maka   Rasulullah  menjawab: Islam adalah engkau bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan  yang  berhak  diibadahi  kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, dan engkau menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau berhaji ke Baitullah (Ka'bah) jika engkau mampu’. Lantas orang itu berkata: ‘Kamu benar’. Umar berkata: ‘Maka kami heran dengan orang ini, ia bertanya ia pula yang membenarkannya.’ Orang itu berkata:’ Beritahukanlah kepadaku tentang Iman! Rasululla menjawab: Engkau beriman kepada Allah,  malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir baik dan takdir buruk’. Orang itu berkata:’Kamu benar’. Kemudian ia bertanya lagi: ‘Beritahukanlah kepadaku tentang Ihsan!’,  Rasulullah berkata: ‘ Engkau  beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya dan apabila tidak mampu melihatnya maka sesungguhnya Allah melihatmu’. Kemudian dia bertanya: ‘Beritahukanlah kepadaku kapankah hari kiamat itu terjadi?’ Rasullah menjawab: ‘Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.’ Dia berkata lagi:’ Maka kabarkanlah kepadaku  tentang  tanda-tandanya!’,   Rasulullah menjawab: ‘ Seorang budak yang melahirkan tuannya, dan engkau lihat orang yang tidak beralas kaki, tidak berpakaian, tidak berkhitan, penggembala kambing yang mereka soling berlomba-lomba meninggikan bangunan’. Umar berkata:’ Kemudian orang itupun pergi. Maka aku berdiam diri beberapa saat’. Setelah itu Rasulullah  bersabda: ‘Wahai Umar, apakah kamu tahu siapa yang bertanya itu?’, Aku menjawab: ‘Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu’. Beliau berkata: ‘Sesungguhnya dia adalah jibril yang mendatangi kalian untuk mengajarkan kepada kalian agama kalian."
      Hadits Ini dari Musnadnya Umar -Rodliallohu Anhu- . Muslim  -rahimahulloh- telah menyendiri dari Al-Bukhari -rahimahulloh-  dalam meriwayatkan hadits ini. Dan telah meriwayatkan hadits ini pula sebagaimana (disebutkan) dalam catatan kaki kitab Jami'ul ulum wal Hikam (1/94), Musnad Al-lmam Ahmad (367), Abu Dawud (4695), At-Tirmidzi (2610), An-Nasa'i (8/97), Ibnu Majah (63), Ibnu Mandah dalam Al-Iman (1,14), Thoyalisy (hal. 24), Ibnu Hibban (168 dan 173), Al-Ajurry dalam Asy-Syari'ah (hal 188-189), Abu Ya'la (242), Al-Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah (7/69-70) dan dalam Sya'abul Iman (3973) Al-Baghowi dalam Syarhus Sunnah (2), Al-Marwazi dalam Ta'zhimu Qadrish Shalah (363-367), Abdullah bin Ahmad dalam As-Sunah, dan Ibnu Kuzhaimah (2504).
Dan telah sepakat Al-Bukhari (50) dan Muslim (9) dalam mengeluarkan hadits ini dari Abu Hurairah.
    Dan hadits ini juga  telah diriwayatkan dari Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam-   oleh lima orang sahahat, yang telah disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathnl Bari' [1/115-116] dan mereka adalah Abu Dzar riwayat Abu Dawud dan An-Nasaa'i, Ibnu Umar diriwayatkan oleh Ahmad, Ath-Thabarani dan Abu Nu'aim, Anas diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Kholqi af'alil 'Ibad. Dan Al-Bazaar, ia berkata: Sanadnya hasan, Jarir bin Abdullah Al-Bajali, riwayat Abu 'Awanah, Ibnu Abbas dan Abu 'Amir Al-Anshori riwayat Ahmad dan ia berkata: Sanad kedua hadits ini adalah hasan.
   Imam Al-Qodhi 'lyadh berkata sebagaimana dalam Syarh An-Nawawi terhadap Shahih Muslim (1/158): Hadits ini mencakup keterangan seluruh tugas-tugas ibadah, baik yang lahiriyah dan batiniyah, dari pengikat-pongikat keimanan, amalan-amalan anggota badan, mengikhlaskan amalan-amalan yang tersembunyi, mcnjaga dari hal-hal yang merusak amalan. Sampai sesungguhnya ilmu-ilmu syariat seluruhnya kembali dan bercabang darinya. Kemudian ia berkata pula: Dan berdasarkan hadits ini dan bagian-bagiannya yang tiga, kami susun sebuah kitab yang kami beri nama "Maqoshidul Hisanfi ma Yulzimul Ihsan" dimana tidak keluar dari tiga bagiannya sedikitpun kewajiban-kewajiban, sunnah - sunnah, harapan-harapan, keharaman-keharaman, dan perkara-perkara yang makruh.
      Imam An-Nawawi -rahimahulloh-  berkata (1/160): "Danketahuilah bahwasanya   hadits   ini   mengumpulkan   berbagai macam ilmu, pengetahuan-pengetahuan, adab-adab dan hikmah-hikmah yang lembut. Bahkan hadits ini adalah pokoknya Islam sebagaimana yang telah kami nukilkan dari Al-Qodhi 'lyadh."
Imam Al-Qurthubi -rahimahulloh-  sebagaimana dalam Fathul Bari (1/125) berkata: "Hadits ini tepat untuk dikatakan sebagai induknya sunnah, karena perkara-perkarayang terkadung di dalamnya dari berbagai ilmu sunnah."
Imam Ibnu Daqiqil 'led -rahimahulloh-  dalam Syarah Arba'in berkata: "Hadits ini seperti induknya sunnah sebagaimana Al-Fatihah dinamakan induknya Al-Qur'an, karena kandungannya yang telah mengumpulkan makna-makna Al-Qur'an."
Imam Ibnu Rajab -rahimahulloh- berkata di dalam Jami'ul 'Ulum wal Hikam (1/97): "Ini adalah hadits yang agung yang mengandung keterangan seluruh agama ini, oleh sebab itulah Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam-  bersabda di akhir hadits: “ Dia adalah jibril yang mendatangi kalian untuk mengajarkan kalian agama kalian “ setelah menjelaskan tingkatan Islam, iman dan ihsan dan menjadikan semuanya itu adalah agama."   
    Buku ini adalah Syarah dari Hadits Jibril yang telah masyhur di tengah-tengah muslimin yang telah disebutkan jalur sanad nya diatas, yaitu hadits dari Musnadnya shahabat yang mulia Al Faruq Abu Hafsh Umar bin Al Khaththab -Rodliallohu Anhu-  . Adapun yang memberikan syarah, penjelasan dan  mengeluarkan faidah-faidah dari hadits tersebut adalah Syaikh Dr. Abdul Adzim bin Badawi Al Khalafi.
      Banyak faidah yang dapat dipetik dari hadits yang agung lagi mulia ini, mulai dari faidah dalam aqidah, ibadah, adab dan akhlak serta faidah-faidah berharga lainnya. Simak pembahsan nya dalam buku ini
 

Minggu, 02 Juni 2013

Kumpulan Atsar Shahabat ( 1 set 2 jilid)


Judul asli : Silsilah Atsar Ash Shahihah aw Ash Shahih Al Musnad min Aqwalis Shahabah wat tabi’in
Penulis ; Abdulloh Ad Dani bin Munir Ali Zahwi
Fisik : Buku ukuran sedang, hardcover 2 jilid
Penerbit: Pustaka darul Iilmi
Harga Rp 150.000 

Harga Diskon Rp 112.500 

Sesungguhnya Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  telah mengembalikan kita kepada kitab-Nya, kepada sunnah Rasul-Nya dan juga kepada manusia-manusia yang paling mengetahui terhadap kitab dan sunnah nabi-Nya,
 
Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- berfirman, “...Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui. (QS. an-Nahl[l6]: 43)
 
Dan Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  juga berfirman:  “ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan ulil amri di antara kamu. "(QS. an-Nisa [4]: 59)
 
Jabir bin Abdillah -Rodliallohu Anhu-  menjelaskan ayat ini, beliau mengatakan, 'Orang-orang ahli fikih dan para ahli kebaikan'. ( Atsar ini dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan lainnya dengan sanai yang jayyid(bagus).
 
Ibnu Mas'ud -Rodliallohu Anhu- pernah mengatakan:
“ Manusia itu akan senantiasa dalam keadaan baik selama ia mengambil ilmu dari para shahabat Nabi Muhammad  -Sholallahu Alaihi Wassalam-  dan dari orang-orang besar ( ulama)  di kalangan mereka, namu ketika ilmu itu diambil dari orang-orang kecil, niscaya mereka akan binasa.” ( hadits Dikeluarkan oleh Abdurrazaq -rahimahulloh-  dalam mushannaf-nya dan oleh lainnya dengan sanad yang shahih ]
Tidak diragukan lagi bahwa mereka adalah orang-orang  yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, tidak membuat-buat, maka mereka lebih layak untuk mendapatkan taufiq dalam memahami Kitabullah dan Sunnah Rasulullah, tidak seperti orang-orang yang tidak mengikuti jalan mereka, hal itu  karena mereka dibekali oleh Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  dengan akal yang cemer-ang, lisan yang lurus, ilmu yang luas, mudah menerima, bisa memahami dengan cepat dan baik, jarang atau bahkan tidak pernah menolak, memiliki niat yang baik, dan ketakwaan yang tinggi kepada Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  . Bahasa Arab pun sudah menjadi kebiasaan mereka, dalam fitrah dan akal mereka telah tertanam makna-makna yang benar, mereka tidak perlu melihat isnad ( jalur sanad perawi) dan keadaan para perawinya, illat-illat hadits, jarh wa ta'dil dan mereka juga tidak perlu mempelajari kaidah-kadah ushul tidak perlu melihat kepada tabiat-tabiat ahli ushul fikih, meeka semua tidak butuh akan itu semua.

Jadi tidak ada pada mereka kecuali hanya mengatakan antara dua perkataan:
1. mereka hanya mengucapkan: "Allah berfirman seperti ini …dan "Rasulullah bersabda begin!..."; dan
2 . mereka berhak mengatakan, "Maknanya adalah demikian...."
Merekalah orang-orang yang patut untuk mendapatkan dua perkara ini, dan mereka pula yang paling berhak atas keduanya dari umat ini.
       Oleh sebab itu, Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- telah menjadikan momen-momen mereka sebagai bagian dari agama, aqidah, manhaj, ibadah, dan akhlak, inilah kebenaran yang harus diikuti. Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- ber¬firman:
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka .... (QS. at-Taubah [9]: 100)
Dan firman-Nya:
“Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). (QS. al-Baqarah [2]: 137)
      Dari Abdullah bin Mas'ud  -Rodliallohu Anhu-  ia berkata,
 "Sesungguh-nya Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  melihat hati-hati hamba-Nya, dan Dia dapatkan hati Muhammad adalah hati yang paling baik di antara hati-hati hamba-Nya, maka dipilihlah dia untuk diri-Nya. Kemudian, dia diutus dengan risalah-Nya. Setelah dia melihat hati-hati hamba-Nya yang paling baik setelah hati Muhammad , Dia dapatkan hati para shahabatnya adalah sebaik-baik hati di antara hati hamba-Nya, maka mereka dijadikan orang-orang yang berada di belakang nabi-Nya. Mereka berperang untuk membela agama-Nya. Apa yang dipandang oleh orang-orang muslim itu sebagai suatu kebaikan; di sisi Allah pun merupakan kebaikan. Apa yang mereka pandang sebagai suatu keburukan, di sisi Allah juga merupakan keburukan.”
[Atsar hasan, dikeluarkan Imam Ahmad dalam al-Musnad (1/379, No. 3600, tahqiq Ahmad Syakir,  al-Quthai'i dalam tambahannya atas kitab Fadhailus Shahabat (541), Al Hakim dalam al-Mustadrak (111/78), ath-Thabrani dalam al-Mu'jamul Kabir (IX / No. 8582), al-Ajuri dalam asy-Syari'ah (11/413, 414/1204,1205,1206), Al Bazzar dalam Al Bakhr Az Zakhar ( V/212/1816) atau Kasyful Astar ( I/81/130), Abu Bakar bin An Naqur dalam Al Fawaaid (32), dan Ibnul A’rabi dalam Mu’jam nya ( III/443/861) ]
    
 Sunnguh,  Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- telah menjadikan mereka sebagai manusia-manusia yang harus diikuti, maka siapa pun yang datang setelah-nya, ia harus mengikuti mereka, dari sinilah muncul nasihat-nasihat para ulama agar kita tidak keluar dari rel yang mereka lalui. Apabila mereka berselisih hingga muncul dua pendapat di antara mereka, maka tidak boleh kita membuat pendapat yang ketiga, karena kebenaran pasti ada di antara mereka, bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahulloh-  dan ulama yang sudah diakui kredibilitasnya atas cakupan ilmu yang ia miliki, menetapkan bahwa mustahil bagi salah seorang imam ketika ia menyendiri dengan pendapatnya dari imam-imam yang lain, dan kebenaran berada padanya kecuali ia bersandar dengan atsar-atsar beberapa shahabat atau minimal salah satu di antara mereka. [Minhajus Sunnah, 5/178].
        
Ibnul Qayyim -rahimahulloh-  menisbatkah kebanyakan perselisihan pendapat yang ada kepada para ahli ilmu, karena memang beliau tidak terikat dengan metode ini, hal itu karena mungkin beliau tidak mengetahui atsar-atsar yang ada atau mungkin karena mengikuti para imam yang ada, maka beliau mengatakan, 'Seandainya mereka sepakat akan hal itu, dan setiap mereka mengarahkan orang-orang yang ia seru agar kembali kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian semuanya berhukum dengan sunnah dan atsar para shahabat, niscaya perselisihan akan terminimalisir, walaupun tidak mungkin untuk ditiadakan secara total di muka bumi ini. [ i'lamul Muwaqi'in, 3/226]
       
umat ini tidak mungkin bisa bangkit dari keterpurukannya kecuali dengan kembali kepada apa yang Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- dan para shahabatnya berada di atasnya.
Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-  berfirman:
“ Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. “ (QS. Al-Anfal[8]:63)
Maka segala usaha yang bertujuan untuk mewujudkan kedamaian, jika usaha tersebut tidak didasari dengan asas ini maka semuanya hanyalah usaha yang sia-sia. Perbuatan sedikit tapi sesuai dengan sunnah itu jauh lebih baik daripada banyak tetapi bid'ah.
     
 Oleh sebab itu, sudah termasuk kewajiban orang-orang yang memiliki ilmu untuk memperhatikan atsar-atsar shaha¬bat -Rodliallohu Anhum-, dengan mempelajari dan memisahkan antara atsar yang memang tsabit dari mereka dan atsar yang tidak tsabit dari mereka. Semata-mata untuk menjaga agama, dan mem-buang perselisihan-perselisihan yang sebenarnya mereka tidak berselisih padanya, lalu semuanya dikembalikan kepada Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam-
Inilah buku berisi kumpulan Atsar Shahabat , yang berisi 350 Atsar Shahabat dan Tabi’in
Atsar adalah segala yang disndarkan kepada Shahabat Rosululloh , atau tabi’in, baik berupa perkataan maupun perbuatan.

SHAIDUL KHATHIR Untaian Renungan Penuh Hikmah Pembangkit Energi Taqwa

    

Penulis : Ibnul Jauzi
Harga : Rp.33.000,-
Harga diskon : Rp 26.000,-

  Deskripsi : xxiv+230 hal. (S)

Tugas seorang Mukmin dalam kehidupan dunia ini adalah menghambakan diri kepada Penciptanya dan bertakwa kepadaNya dengan sebenar-benarnya. Namun tujuan utama ini seringkali terlupakan disebabkan hiruk-pikuk dan gemerlapnya dunia. Maka dari itu, sangat diperlukan sekali nasihat, bimbingan, dan arahan yang bisa mengingatkan kita akan makna hakiki dari kehidupan ini. Dan di antara buah karya para ulama yang sangat mengagumkan dalam hal ini adalah buku Shaidul Khathir, yang ditulis oleh seorang ulama yang terkenal sangat ahli dalam merangkai kata-kata nasihat, Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah

Dan buku ini merupakan intisari dari buku tersebut. Dalam buku ini, beliau menjelaskan tentang rahasia dan makna dari kehidupan ini; bagaimana seharusnya cara pandang dan sikap seorang Mukmin terhadap diri, lingkungan, orang-orang yang ada di sekitarnya, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupnya; pentingnya mawas diri; cara menjauhkan diri dari kelalaian; cara mengalahkan hawa nafsu; sebab-sebab keresahan dan kegundahan hati, dan tema-tema lainnya yang akan memperdalam ma'rifat kita kepada Allah dan membangun jiwa kita sehingga kita dapat menjadi pribadi yang bertakwa. Selain itu, dalam buku ini dibahas pula tentang akhlak, adab, etika pergaulan, arahan-arahan berharga untuk mengatur kehidupan, dan nasihat-nasihat yang beliau tujukan untuk berbagai kalangan, seperti nasihat untuk orang yang sudah lanjut usia, suami, istri, penuntut ilmu, penceramah atau pemberi nasihat, dan lain sebagainya. 

Untaian nasihat dan pesan di dalamnya sangat bernilai dan menyentuh kalbu, yang semuanya merupakan buah pemikiran dan perenungan yang sangat mendalam dari penulisnya, bahkan sebagiannya merupakan pengalaman pribadi beliau. Semoga buku ini bisa menjadi tangga pertama bagi Anda untuk menuju pribadi yang benar-benar bertakwa.

AKHIRNYA MEREKA BERTAUBAT Kisah-kisah Nyata Berbagai Peristiwa Yang Menyadarkan Dari Kelalaian

Penulis : Abdul Malik bin Muhammad Al-Qasim
Harga : Rp.26.000,-
Harga diskon : Rp 21.000,-

Deskripsi : viii + 228 hal. (S)

Jalan hidup seseorang bisa dengan mudah dipengaruhi oleh peristiwa yang dialami orang lain. Betapa banyak ayat al-Qur`an yang menganjurkan kita untuk mengambil pelajaran dari kisah-kisah kehidupan. Tidakkah kalian berfikir? Tidakkah kalian melihat? Tidakkah kalian mengetahui? Banyak lagi pertanyaan sejenis diulang-ulang dalam al-Qur`an. Intinya, agar manusia bisa belajar dari keberhasilan dan kegagalan orang lain. Sebagai Muslim, kita adalah orang yang paling berhak menuai pelajaran dari berbagai kisah di alam nyata ini. Sepak terjang orang-orang durhaka sepanjang zaman, baik yang tertulis dalam catatan sejarah, terulas dalam kitabullah, atau kita lihat dan saksikan sendiri dalam arena kehidupan, adalah peringatan bagi kita semua. Bak mutiara, buku di hadapan Anda ini memancarkan kilauan nasihat dan petuah bagi setiap jiwa yang ingin memperbaiki diri. Tidak syak lagi, buku ini akan ikut memperkaya khazanah perpustakaan Islam, selain sebagai pengganti dari berbagai buku kumpulan kisah yang belum bisa dipertanggungjawabkan mutu dan keotentikannya. Selamat menikmati!

Jumat, 24 Mei 2013

Mewaspadai 100 Perilaku Jahiliyah

Pengarang: Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab at-Tamimi
Penerbit: ELBA
Berat: 0,5 kg 
Harga: Rp36.000,00
Harga diskon 29.000

Inilah salah satu buku terbaik karya Imam Besar, Mujaddid (Pembaharu Islam) Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At-Tamimi yang menjadi kajian dan rujukan penting umat Islam di seluruh dunia. Dengan singkat, padat dan jelas Syaikh Muhammad At-Tamimi menerangkan 100 perilaku jahiliyah yang dilarang Nabi shalallahu alaihi wa salam, Siapapun yang melakukan salah satu dari 100 perilaku jahiliyah tersebut, berarti pada dirinya melekat unsur jahiliyah. Jahiliyah adalah kondisi suatu umat sebelum kedatangan petunjuk Allah, dan kondisi di mana suatu umat atau sebagian umat menolak untuk mengikuti petunjuk Allah. 

Jahiliyah mutlak yaitu masa jahiliyah yang ada di seluruh dunia sebelum kedatangan Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam. Adapun sesudah kenabian shalallahu alaihi wa salam, maka tidak ada jahiliyah mutlak. Sehingga tidak boleh menggunakan istilah jahiliyah untuk menyebut suatu generasi atau abad -misalnya dengan istilah jahiliyah abad 21- setelah diutusnya Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam. Penisbatan jahiliyah yang dibolehkan adalah penisbatan secara terbatas (muqayyad), yaitu jahiliyah yang terjadi pada sebagian negara, kelompok atau sebagian individu. Seperti sabda Nabi shalallahu alaihi wa salam kepada Abu Dzar , ''Sesungguhnya engkau adalah orang yang pada dirimu terdapat unsur jahiliyah.''(HR. Bukhari). Dimensi perilaku jahiliyah sangat banyak. Ada jahiliyah aqidah, jahiliyah akhlak, jahiliyah ekonomi, jahiliyah hukum dan politik, jahiliyah seni dst. 

Secara umum, semua perkara yang menyalahi Rasulullah adalah perkara jahiliyah. Ironinya, berbagai perilaku jahiliyah yang telah dikikis habis oleh Nabi shalallahu alaihi wa salam berdasarkan petunjuk wahyu tersebut, kini kembali banyak terjadi di tengah-tengah umat Islam. Bahkan perilaku jahiliyah itu atas nama HAM (Hak Asasi Manusia), liberalisme, sekularisme dan sejenisnya dinyatakan sebagai peradaban modern. Subhanallah! Apa sajakah 100 perilaku jahiliyah yang dilarang Nabi ? 

Mungkinkah pada diri kita ada unsur jahiliyah? Baca penjelasan lengkapnya dalam buku yang sangat mengagumkan ini!

Rabu, 15 Mei 2013

Kumpulan Hadits Tazkiyatun Nufus

Pengarang: Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa di
Penerbit: GRIYA ILMU

Harga buku : Rp 50.000,-
Harga diskon Rp 40.000,-
Berat: 0,7 kg


Menelaah kitab ini, yang isinya ringkas namun jelas, niscaya akan mendapatinya memuat semua disiplin ilmu yang bermanfaat, Tauhid, Ushul, Aqidah, perjalanan dan perilaku untuk taat kepada Allah Ta ala, akhlak, adab-adab agama dan dunia, kesehatan, fikih, serta hukum-hukum berkaitan dengan permasalahan fikih seperti ibadah, mu amalah, pernikahan, maupun selainnya. Disertakan pula penjelasan hukum-hukumnya, sumbernya, asas dan kaidahnya.
Ditambahkan pula ilmu-ilmu tentang perbaikan yang sangat beragam dan bermanfaat, arahan untuk meraih manfaat khusus maupun umum, agama dan dunia, serta tata cara menghindari mudharat (dampak buruk) darinya. Semua itu diambil dan disimpulkan dari kalimat-kalimat Nabi Muhammad shallallaahu halaihi w a sallam. sengaja dipilih penjelasan hadits hadits paling padat maknanya serta sangat bermanfaat, sebagaimana akan Anda lihat sendiri.
Beliau shallallaahu alaihi wa sallam telah diberi jawami al-kalim (kata-kata ringkas namun sarat makna), diringkas baginya perkataan dengan seringkas-ringkasnya, di mana beliau shallallaahu alaihi wa sallam mengucapkan perkataan yang sedikit lafazhnya, namun sangat banyak faidahnya, mudah dimengerti dan sangat jelas, sehingga mencapai tingkat tertinggi dalam tinjauan sastra.
Semoga jiwa menjadi tenang setelah kita beramal sesuai dalil. Selamat menelaah.

Talbis Iblis



Judul: Talbis Iblis, Menelanjangi tipu daya dan perangkap setan terhadap manusia.

Penulis: Al-Imam Ibnul Jauzy rohimahullaah.

Pentahqiq: Asy-Syaikh 'Aliy Hasan Al-Halabi hafizhohullaah.

Penerbit: Daar An-Naba'

Harga: Rp.85.000,-
Harga diskon Rp 68.000,-

Iblis dan bala tentaranya selalu melakukan tipu daya untuk menyesatkan manusia, maka sudah tentu kita harus mewaspadai sepak terjang mereka dengan mengetahui tipu daya-tipu daya yang mereka buat. Semoga Allah menjaga dan memberkahi kita semua.


Selasa, 02 April 2013

Khasiat & Manfaat Tanaman berkhasiat obat


Seri Bumbu Dapur Jilid 1 dan jilid 2 (edisi revisi) full colour
Penulis : Abu muhammad Faris Al Qiyanji (Pengisi Acara Radio Rodja)
              Shinse Suparisno, BRM, QTI
penerbit : Nashirussunnah
Harga buku : Rp 50.000
Harga Diskon Rp 40.000

Ilmu pengobatan tradisional telah berkembang sejak ribuan tahun lalu.
Pengalaman dan pengetahuan yang dikumpulkan selama saat ini penting untuk kesehatan masyarakat.
Pengobatan tradisional merupakan salah satu warisan budaya bangsa, yang sangat berharga dan patut di lestarikan kembali oleh masyarakat.

Selain itu,pengobatan tradisional bisa mengobati penyakit secara menyeluruh, yang dianggap penting bukan hanya simpton-simpton yang dikeluhkan, melain juga sistem keseimbangan jiwa & raga. pengobatan tradisional tidak berupaya mengobati secara radikal, tetapi berupaya memulihkan sistem keseimbangan tubuh untuk mendukung daya penyembuhan itu sendiri.

Dalam buiku ini, penulis membahas tentang tanaman berkhasiat obat yang biasa di gunakan sebagai bumbu dapur sepeti adas, asam jawa, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, cengkeh, jahe, dan kayu manis..

Buku ini disertai juga penjelasan pengunaan untuk pengobatan berupa penyakit, yang berdasarkan pendekatan ilmu kedokteran timur. selain itu, buku ini juga dilengkapi uraian tanaman, nama daerah, nama simplisia, bagian yang digunakan, sifat dan rasa, khasiat, kandunghan kimia, sifat kimiawi, dan efek farmakologi, kegunaan, dosis pemakaian, ramuan dan takaran, catatan dan penelitian.
Temukan khasiat dan Mamfaatnya di dalam buku ini...


Minggu, 31 Maret 2013

Hasan & Husain - The Untold Stories


Penulis : Syaikh Hasan Al-Husaini
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga Buku : Rp 50.000,-
Harga Diskon : Rp 40.000,-

Buku ini mengakrabkan kita lebih dekat dengan Ahlul Bait Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, terutama dua cucu kesayangan beliau: al-Hasan dan al-Husain.  Ia bukan sekadar memoar yang mengingatkan kita pada kehidupan generasi yang lalu, tetapi juga membawa kita untuk menyaksikan langsung seluruh fragmen kehidupan dua pemimpin para pemuda penghuni Surga ini secara utuh dan jauh dari distorsi sejarah. Disarikan dari riwayat-riwayat sejarah yang valid dan dikemas secara menarik, fase demi fase kehidupan mereka menggugah kesadaran kita betapa besar peran al-Hasan dan al-Husain dalam perjalanan sejarah umat Islam. 

Setiap langkah kehidupan mereka sarat dengan nilai luhur dan kearifan yang patut kita teladani. Al-Hasan tampil sebagai tokoh pemersatu umat setelah perpecahan yang berkepanjangan, sementara al-Husain menjadi simbol perjuangan melawan kelaliman demi menegakkan sunnah Rasulullah dalam suksesi kepemimpinan.

Nikmatilah kisah demi kisah di dalamnya. Renungilah, lalu petiklah setiap hikmah dan nilai yang disajikannya. Dengan begitu, kita tidak hanya mendapat pencerahan tentang sejarah Ahlul Bait dalam mengantarkan ajaran Islam hingga ke tangan kita, tetapi juga akan membuat kita semakin mencintai mereka. Sungguh, kecintaan terhadap mereka dengan cara yang benar adalah ibadah, sedangkan kebencian terhadap mereka adalah salah satu bentuk kemunafikan.

Senin, 25 Maret 2013

Akhthoul Mushollin


Penulis : Syaikh Masyhur Hasan Salman
Harga buku : Rp 120.000
Harga diskon : Rp 90.000

Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat,”
Demikianlah pesan Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam kepada umat ini. Setiap kita, Muslim dan Muslimah, diwajibkan melaksanakan shalat sesuai dengan tuntutan beliau. Akan tetapi, tanpa ilmu, kesadaran, dan kecintaan kepada Allah Ta’ala, menyempurnakan shalat sesuai perintah beliau adalah hal yang mustahil. Akibatnya, berbagai kesalahan kerap terjadi dalam pelaksanaannya.
Layaknya ensiklopedia mini, buku ini memaparkan hampir dua ratus kekeliruan dalam pelaksanaan shalat yang sering dijumpai sehari-hari, baik yang berupa perbuatan maupun ucapan. Di antaranya kekeliruan terkait cara menutup aurat; kekeliruan terkait tempat shalat; kekeliruan dalam pelaksanaan shalat dari niatnya, bacaan-bacaannya, hingga salamnya; dan kekeliruan setelah salam. Buku ini juga membahas kekeliruan yang kerap terjadi di masjid, dalam pelaksanaan shalat berjamaah, shalat Jum’at, dan shalat-shalat lainnya. Semuanya diterangkan secara lugas, ilmiah, dan diperkaya dengan dalil-dalil yang shahih serta rujukan tepercaya. Dan kami melengkapinya dengan beberapa gambar peraga agar bahasannya semakin mudah dipahami.
Melalui buku ini, insya Allah, kita akan terbimbing untuk semakin memperbaiki kualitas ibadah shalat dan nilai diri kita di hadapan Allah. Sungguh, kualitas keislaman kita di hadapan-Nya tergantung pada kualitas shalat kita.

Minggu, 03 Februari 2013

FIKIH IBADAH

Penyusun : Dr Abdullah Bin Muhammad Bin Ahmad Ath-Thayyar
Penerbit : Mediazkir
Harga Buku :  Rp 120.000
Harga Diskon : Rp 96.000

Islam adalah agama yang menyeluruh (syumul), mengatur seluruh sisi kehidupan. Mulai dari permasalahan kecil yang menyangkut kehidupan sehari-hari hingga permasalahan besar yang menyangkut sistem kenegaraan dan pemerintahan seluruhnya ada peraturannya dalam Islam. sebagai seorang muslim hendaknya kita menggunakan Islam sebagai solusi dalam semua permasalahan tersebut, karena Islam telah menawarkan jalan terbaik, jalan keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

Namun dalam "membumikan" Islam dalam kehidupan sehari-hari kadang terdapat beberapa masalah yang kita tidak atau belum tahu ilmunya. Bertanya kepada ulama adalah solusi tepat agar tidak tersesat menuruti hawa nafsu karena minimnya ilmu yang dimiliki.

Nah, buku yang ada di hadapan pembaca ini mencoba mengumpulkan beberapa pertanyaan yang sering diajukan dalam permasalahan ibadah. Penulis, DR. Abdullah bin Muhammad, mencoba mengumpulkan fatwa-fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rhm dalam permasalahan: Akidah, Bersuci, Shalat, Zakat, Puasa, Haji.

Fatwa-fatwa tersebut terinci menjadi 296 fatwa. Dengan bahasa yang jelas, ringkas dan langsung ke pokok permasalahan menjadikan buku ini mudah untuk dipahami. Hal ini agar ibadah kita bisa sempurna dan benar-benar sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi saw.

Shahih Fiqih Wanita

Penulis: Abu Ubaidah Usamah Bin Muhammad Al-Jammal

Penerbit: Insan Kamil
Ukuran: 16X23.8
Berat: 800gr
Harga: Rp. 85.000
Harga Diskon : Rp 68.000
Anda akan menemukan sebuah pembahasan yang lengkap tentang fiqih wanita dalam buku ini. Berbagai problematika dan kebutuhan wanita baik sebagai pribadi maupun sebagai mahkluk sosial, dibahas secara komprehensif berdasarkan dalil-dalil Al-Quran dan hadits yang shahih. Sebuah buku yang istimewa yang selayaknya dimiliki semua kaum wanita.

Buku ini membahas secara detail hal-hal yang berkaitan dengan thaharah, shalat, pengurusan jenazah, zakat, puasa, i’tikaf, haji dan umrah, fiqih nikah, pengasuhan anak, busana, dan perhiasan wanita serta berbagai pembahasan penting lainnya. Semua dibahas secara sistematis dalam perspektif kewanitaan dengan landasan dalil syar’I yang kuat.

Buku penting ini juga dilengkapi dengan fatwa-fatwa para ulama terkemuka dalam rincian pembahasan tema-temanya, seperti Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Syaikh Shahih bin Fauzan, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Bazz, Syaikh Muhammad Ibrahim Alu Asy-Syaikh, Syaikh Abdurrahman Nashir As-Sa’di dan Syaikh Abdullah Al-Humaid.

Inilah buku panduan terlengkap yang menjadi pegangan bagi kaum wanita dalam menghadapi berbagai problem yang muncul dala kehidupan mereka.

Ensiklopedi Praktis Muslimah


Penulis : Khalid Al Husainan
15,3 x 23,2 cm l 406 hal l
Harga : Rp 98.000 ,-
Harga Diskon :  Rp 78.000,-

Buku Ensiklopedi Praktis Muslimah ini merupakan kumpulan fatwa-fatwa ulama seputar permasalahan wanita. Lebih dari 1000 permasalahan muslimah dibahas dalam buku ini. Syaikh Khalid Al-Husainan, penyusun buku ini, telah menghimpun berbagai permasalahan dan fatwa terpenting yang sering ditanyakan oleh wanita dalam setiap aspek kehidupan; baik masalah yang berkaitan dengan syariat, kemasyarakatan, maupun psikologi dengan metode ringkas agar wanita bisa mengambil manfaat dan menukil darinya sesuai kebutuhan. Dengan demikian, pantaslah jika buku ini mendapatkan posisi khusus dalam hati setiap pencari ilmu yang senantiasa mendambakan ilmu yang bermanfaat dari masa ke masa.

Jumat, 01 Februari 2013

Kumpulan Shahih Hadits Qudsi

Penyusun : Ust. Zulkifli, Lc
Penerbit : ASLAMedia
Tebal : 278 halaman
Harga : Rp. 28.000,-
Harga Diskon : Rp 22.500,-

Hadits qudsi merupakan kalam Allah Azza wajalla (baik dalam matan maupun substansi bahasanya), dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hanya menyampaikannya kepada kita.

Meski ghirah keagamaan kaum muslimin dalam waktu-waktu ini meningkat, tetapi masih jarang diantara mereka yang mengetahui hadits-hadits qudsi tersebut. Karena memang hadits qudsi belum banyak yang meringkasnya dalam satu buku.

Dalam buku ini dirangkum beberapa hadits qudsi dari buku-buku ulama yang sudah diakui dikalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Buku-buku itu adalah; Shahih Bukhari, shahih Muslim, sunan Abi Daud, sunan At Tirmidzi, sunan An Nasai, sunan Ibnu Majah, Musnad Ahmad, Muwaththa’ Malik, sunan Ad Darimi, al mustadrak al Hakim, shahih Ibnu Hibban.

Didalam buku ini hanya mencantumkan hadits-hadits yang shahih saja, atau paling rendah adalah dengan derajat hasan, sehingga tidak timbul keraguan di dalam hati ketika kita mengamalkan hadits yang kita baca di dalam buku ini.

Hukum Bedah Medis

Penulis : Dr Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqithi
Penerbit : Aslamedia
Harga buku Rp 120.000,-
Harga diskon : Rp 96.000,-

 Seorang bapak 37 tahun menolak operasi pengeluaran nanah di dalam otak anaknya yang berumur 42 hari. Resikonya anak akan sembuh tapi anak tak bisa seperti anak normal. Kalau tidak dioperasi, jiwanya tidak tertolong. Masalahnya, biayanya tidak ada. Kalau dapat bantuan biaya? Istrinya langsung menyahut: ”Kami setuju”. Tetapi, Suaminya tetap menolak operasi kalau hasilnya, anak akan cacat setelah itu. Tim dokter sekali lagi mengejar: ”kalau tidak dioperasi, fatal”. Maka sepasang suami-istri itupun berdebat tanpa ujung. Hingga keputusan diberikan setelah rapat keluarga besar

Kasus demikian sangat sering terjadi, meski dengan variasi yang banyak terutama mengenai penyakit terminal, keganasan dan pasien usia lanjut. Apabila kasus itu menyangkut anak-anak/usia muda, pasti akan menimbulkan dilema yang tajam. Dilemanya diakhiri oleh ayah pasien dengan kata-kata, ”Kalau mau potong kakinya, sekalian potong aja lehernya, Dok”.

Alangkah berbedanya jika dokternya, perawatnya, orang tuanya, rohaniawannya, semua mengetahui bagaimana Islam berbicara mengenai problem yang sedang berkecamuk di antara mereka. Mereka semua beragama Islam, tetapi mereka belum tahu apa kata Islam soal itu. Dunia kehidupan ini sudah begitu sekulernya, sehingga Tuhan penguasa alam ini dilupakan. Masalah-masalah diputuskan tanpa pertimbangan ke-Tuhan-an. Semua terjadi atau tidak terjadi karena kontrak transaksional belaka. 

Belum lagi masalah permintaan bedah kecantikan, meski sekedar membuat tahi lalat, hidung mancung, lesung pipit, hingga pengencangan pipi, pantat, payudara, bahkan pembesaran alat kelamin atau malah mengganti kelamin.

Dengan menguasai dasar-dasar penetapan hukum yang diungkap dalam buku ini diharapkan para dokter, petugas kesehatan, pemuka agama maupun para pasien dan keluarganya dapat memahami kedudukan penyakit dan pengobatannya dalam padangan syari’at.

Rabu, 30 Januari 2013

90 Tuntunan jadi jutawan dalam kebaikan

Penyusun : Syaikh Syamsuddin
Ukuran : 14,5 x 20,5
Ketebalan : 192 hal

Harga Buku : Rp 29.000
Harga Diskon : Rp  23.000

Para pembaca yang budiman, ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan dengan sungguh-sungguh, antara lain:
1. Banyak jalan untuk menjadi jutawan kebaikan
2. Kebaikan bukan hanya milik orang kaya saja, tapi milik setiap muslim, asal ia punya kemauan
3. Ada kebaikan yang tidak hanya disukai syahwat, tapi bahkan diridhai Allah
4. Kebaikan itu beranak pinak
5. Untuk meraih kebaikan, todak perlu bersusah payah
6. Kontinyu, sekalipun sedikit
7. Peliharalah amal, jangan mundur
8. Yang terpenting, dua syarat amal terpenuhi
Bila Anda dapat meraih kedelapan hal tersebut, maka kami ucapkan selamat menikmati
perjalanan anda menjadi seorang jutawan kebaikan.
Buku ini menjelaskan amalan-amalannya dengan rinci berdasarkanAl-Qur-an dan as-Sunnah.
Shalawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau dan para sahabatnya.
Walhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin

Sabtu, 26 Januari 2013

Wanita Pilihan di Zaman Rasulullah

Harga: Rp140.000  
Diskon 25% Harga: Rp 105.000  
Pengarang: Syaikh Muhammad Hasan al-Manshurah Penerbit: PUSTAKA AS-SUNNAH Berat: 1,3 kg

Seorang penyair berkata : Ibu bagaikan sebuah sekolah apabila engkau persiapkan maka engkau telah menyiapkan sebuah generasi yang baik perangainya. Di balik seorang tokoh besar ada sebuah figure yang hebat, lembut kata-katanya, sikapnya dan perangainya namun dibalik kelembutannya itu tersimpan kekuatan besar yang selalu memberikan motivasi, dukungan dan arahan yang bermanfaat bagi sang tokoh tersebut. Sejarah mengenal sosok Abdullah Ibnu Abbas, Abdullah ibnu Zubair dan Saad ibnu Muazd radiyallahhu anhum mereka para ahli hadits yang lahir dari sosok ibu yang kuat memegang mlai-nilai syariat, penyabar, penyayang dan tidak pernah merasa lelah demi mencari ridha Ilahi dan mencipta-kan kader-kader yang siap membela Agama Allah ini. Seperti apakah sosok wanita pilihan yang telah diukir dengan tinta emas oleh sejarah Islam ini? Kitab ini akan mengajak segenap kaum muslimin membuka kembali lembaran-lembaran sejarah yang sangat luar biasa, penuh dengan suka dan cita serta bertaburan hikmah dan mauizhah hasanah yang bisa dipetik untuk membangkitkan kembali semangat yang mulai pudar dan harapan yang sirna.

Rabu, 23 Januari 2013

120 Renungan Keimanan

Penulis : Dr. Ahmad Farid
Ukuran : 24,5 × 16 cm
Tebal : xxvi + 414 hlm
Berat : 800 gr
ISBN : 978-602-8406-88-8
Harga Jual : Rp. 85.000
Harga diskon :  Rp 68.000

Sungguh, tak hanya raga yang butuh makan dan minum sebagai pemenuh kebutuhannya, hati pun membutuhkan nutrisi  yang cukup untuk menjadi asupannya. Memberikan pencerahan dengan renungan-renungan keimanan merupakan salah satu cara memberikan santapan kepada hati dan jiwa. Sesungguhnya gambaran dan kondisi hati itu ditentukan sejauh mana sifat-sifat baik atau buruk yang menguasainya. Hati yang bersih, selalu mendapatkan nasihat-nasihat, tidak dilumuri oleh noda-noda maksiat dan dosa, akan mengajak pemiliknya untuk selalu melakukan perbuatan yang baik, begitu juga sebaliknya.

Untuk itu, kami hadirkan kepada pembaca buku yang sangat apik ini yang ditulis oleh seorang tokoh yang cukup ternama, Dr. Ahmad Farid. Buku ini merupakan kumpulan renungan keimanan yang disusun oleh penulis serta beberapa pengalaman yang dialaminya. Sebuah renungan yang terlintas ketika mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur’an atau mutiara-mutiara hadits Rasulullah, perkataan-perkataan orang-orang shalih atau renungan ketika mendengar atau melihat suatu peristiwa yang mengandung ibrah dan pelajaran yang tersembunyi.

Buku ini semakin berbobot, karena merupakan penyempurnaan tema dari buku-buku yang telah ditulis oleh penulis sebelumnya, juga diperkaya dengan inspirasi dan kutipan dari dua buku karya ulama ternama yang cukup masyhur di kalangan umat Islam, Shaid Al-Khatir karya Ibnul Jauzy dan Al-Fawaid karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah.

Buku ini ibarat buah dengan cita rasa yang istimewa karena cakupan bahasannya yang sangat penting meliputi masalah akidah, manhaj para Salafus Shalih, akhlak serta cerita tentang orang-orang shalih yang selalu menebarkan kebaikan.

Semoga kehadiran buku ini, mampu memberikan sentuhan-sentuhan keimanan dalam hati ini, dan membawa pemiliknya untuk selalu dekat kepada Dzat yang membolak-balikkan hati.

“Ya Allah, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, keislaman, istiqamah di jalan-Mu dan selalu dalam ketaatan kepada-Mu.”

Jumat, 11 Januari 2013

Al-Lu'lu' wal Marjan

Penulis           : Muhammad Fuad Abdul Baqi
Cetakan         : 2, Jakarta 2010
Harga jilid 1   : Rp 130.000 
Harga diskon : Rp  97.500
Harga jilid 2   : Rp 150.000
Harga diskon : Rp 112.500

Imam Taqiyuddin Abu Amr Usman bin Abdurrahman bi Usman bin Musa bin Abi Nasr an-Nashry as-Syahrazy, atau lebih dikenal dengan nama Imam Ibnu Shalah, telah membagi tingkatan hadis shahih (sahih) menjadi tujuh tingkatan.

Pertama, Shahih muttafaq 'alaihi, yaitu hadis sahih yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Inilah tingkatan yang teratas, yang disebut juga Shahihain. Kedua, Shahih Bukhari, yakni hanya diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Ketiga,  Shahih Muslim, yakni hanya diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Keempat, sahih menurut syarat yang ditentukan oleh Imam Al Bukhari dan Imam Muslim, namun keduanya tidak meriwayatkan hadis tersebut. Kelima, sahih hanya menurut syarat Imam Al Bukhari, namun beliau tidak meriwayatkannya. Keenam, sahih hanya menurut syarat Imam Muslim, namun beliau tidak meriwayatkannya. Ketujuh, sahih menurut riwayat lain- lainnya, tidak menurut syarat keduanya.

Buku Al Lu'lu wal Marjan fii ma Ittafaqa Alaihi al Syaikhan, karya Muhammad Fuad Abdul Baqy, dapat dikatakan sebagaimana yang dimaksud oleh Ibnu Ash Shalah tadi. Buku yang diindonesiakan oleh Penerbit Pustaka As-Sunnah dengan judul Al-Lu'lu' wal Marjan: Ensiklopedi Hadits-hadits Shahih yang Disepakati Oleh Bukhari dan Muslim ini memuat hadis-hadis yang berada pada puncak kesahihan, tingkatan pertama dan utama yang memuat hadis-hadis sahih yang disepakati kesahihannya oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Karena itu, buku yang menghimpun 1.906 hadis sahih -- dan merupakan intisari dari apa yang ada di dalam Shahihain -- ini merupakan rujukan yang sangat penting bagi kaum Muslimin untuk   memahami dan melaksanakan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh).

Penulis memberi komentar-komentar singkat pada tiap-tiap hadis, dan menukil perkataan para ahli ilmu, pensyarah hadis-hadis khususnya Imam Nawawi Syarah Shahih Muslim dan Ibn Hajar as-Qalany dalam kitabnya, Fathul Baari fi syarhi Shahih al-Bukhary.

Pustaka As-Sunnah menerbitkan buku ini dalam dua jilid hard cover, yang tebalnya masing-masing 800 dan 836 hlm. Jilid I antara lain membahas tentang iman, thaharah, haid, shalat, masjid, zakat, puasa, haji, nikah hingga jual beli.

Buku jilid II menyajikan hal-hal yang tidak kalah pentingnya bagi kaum Muslimin. Misalnya, soal pertanian, upah bekam, haramnya penjualan khamr, jual beli saham, hingga sumpah palsu dalam jual beli. Juga, hukum waris, sumpah, hukuman, tuntunan adab, serta beberapa keutamaan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.

Membaca buku Al-Lu'lu' wal Marjan ini sangat berguna bagi kaum Muslimin agar dapat memahami sunnah-sunnah Rasulullah SAW, khususnya hadis-hadis sahih yang lebih mendekati kebenaran. Meskipun, ini tidak berarti meninggalkan kitab-kitab hadis yang lain, kecuali hadis-hadis dhaif (lemah) dan maudhu (ditolak).
"TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR KE BLOG INI SILAHKAN DILIHAT DULU KATALOG DAN RESENSI BUKUNYA SEMOGA BERKENAN JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIRAN"