Jumat, 06 Juli 2012

Kumpulan Doa di Bulan Ramadhan


Penulis : Abu Ihsan al-Atsari
Penerbit : an-Naba
Harga : Rp 15.000
Harga Disc Rp 13.000

Salah satu waktu mustajab untuk berdoa yang telah dijelaskan oleh Allah Rasul-Nya adalah Bulan Ramadhan. Karenanya, kaum muslimin dari dulu hingga sekarang berlomba-lomba untuk memperbanyak dzikir dan doa di bulan Ramadhan. Rasulullah dan para shahabatnya pernah beri'tikaf selama dua puluh hari di bulan Ramadhan. Imam asy-Syafi'i Sallallahu 'Alaiahi Wassalam mengkhatamkan al-Qur'an sebanyak enam puluh kali selama bulan Ramadhan. Dan masih banyak yang lainnya. Tahukah Anda, doa apa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah, para shabatnya, dan para ulama selama bulan Ramadhan? Buku 'Doa-Doa Di Bulan Ramadhan' yang ada di hadapan Anda sekarang ini, merupakan Ensiklopedi Kecil yang sangat istimewa untuk menemani Anda selama bulan Ramadhan, baik di rumah, kantor, dalam perjalanan dan pada tempat-tempat aktifitas lainnya. Tunggu apalagi?

Bekal Di Bulan Ramadhan


Penulis : Fatwa-Fatwa Shiyam :-
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin
Syaikh Abdullah Jibrin.
Penerbit : at-Tibyan
Harga : Rp 25.000
Harga Disc  Rp 20.000
 Berilmu sebelum beramal. Itulah yang diwajibkan oleh Islam. Apapun pekerjaannya, hendaklah didahului oleh ilmu. Dengan ilmu akan hilanglah subhat atau keraguan dan akan kokohlah keyakinan yang membuat semakin mantapnya kita dalam melaksanakan amal ibadah.

Bulan Ramadhan, bulan yang diwajibkan bagi umat Islam untuk berpuasa dan di dalamnya ada malam lailatul qadar, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah Ta'ala. Tetapi terkadang berbagai persoalan muncul ketika beribadah yang mulia itu sedang dilaksanakan, mulai dari persoalan sepele seperti menelan ludah, masuknya air saat berkumur ke tenggorokan sampai persoalan yang sering dijumpai berkaitan dengan ibadah puasa.

Persoalan-persoalan seperti itulah yang dikupas dalam buku ini. Singkat tetapi jelas, itulah yang dibutuhkan dan di buku inilah akan didapatkan. Apalagi jawaban-jawaban tersebut disampaikan oleh para syaikh yang tak diragukan lagi kefakihan dan kredibilitasnya dalam persoalan-persoalan Din. Jika Anda termasuk orang yang peduli dengan ibadah-ibdah di bulan Ramadhan, buku ini layak menjadi pegangan Anda.

Sila dapatkan segera!!!

Kamis, 05 Juli 2012

Obat-obatan Alami yang Disyari’atkan

Berikut ini obat-obatan alami yang ditunjukkan oleh al Qur’an dan as Sunnah seperti madu, habbatus sauda (jintan hitam), air zam-zam dan minyak zaitun yang insya Allah dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan izin Allah Ta’ala:


Pertama, madu.
Allah Ta’ala berfirman, “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan” (QS. An Nahl : 69)
Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu dalam pisau pembekam, meminumkan madu, pengobatan dengan besi panas (kayy). Dan aku melarang ummatku melakukan pengobatan dengan besi panas” (HR. al Bukhari no. 5681)
Dalam sebuah riwayat lain disebutkan,
“Alaykum bisy syifaa-ayna al ‘asali wal qur-aani” yang artinya “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, madu dan al Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan al Hakim dalam Shahih-nya, beliau berkata, “Hadits ini shahih sesuai dengan sistem periwayatan al Bukhari dan Muslim”, dan disetujui oleh adz Dzahabi. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallaHu ‘anHu secara marfu’)
Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah mengatakan, “Madu memiliki banyak khasiat. Madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah, dapat menetralisir kelembaban tubuh, baik dengan cara dikonsumsi atau dioleskan, sangat bermanfaat untuk lanjut usia dan mereka memiliki keluhan pada dahak atau yang metabolismenya cenderung lembab dan dingin” (Metode Pengobatan Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam, hal. 42-43)

Kedua, habbatus sauda (jinten hitam).
Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya di dalam habbatus sauda’ (jinten hitam) terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit kecuali kematian” (HR. al Bukhari no. 5688 dan Muslim no. 2215, ini lafazhnya Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu)
Jinten hitam atau al Habbah as Sauda ini dikenal juga sebagai Syuwainiz dalam bahasa Persia, disebut juga Kammun hitam atau Kammun India, disebut juga dengan biji al Barakah. Dari biji ini bisa dibuat minyak yang berkhasiat mengobati batuk, membantu pencernaan, menghilangkan masuk angin dan sejenisnya. Namun saat ini, biasanya jinten hitam ini dikonsumsi dalam bentuk pil.
Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah berkata, “Jinten hitam memiliki banyak sekali khasiat. Arti sabda Nabi, ‘obat dari segala jenis penyakit’, seperti firman Allah, ‘Menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Rabb-nya’, yakni segala sesuatu yang bisa hancur. Banyak lagi ungkapan-ungkapan sejenis. Jinten hitam memang berkkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal” (Metode Pengobatan Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam, hal. 365)

Ketiga, air zam-zam
Dari Abu Dzar radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Air zam-zam itu penuh berkah. Ia makanan yang mengeyangkan (dan obat bagi penyakit)” (HR. Muslim IV/1922, yang terdapat di dalam kurung adalah menurut riwayat al Bazzar, al Baihaqi dan ath Thabari dan sanadnya shahih, lihat Majma’uz Zawaa-id III/286)
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menceritakan pengalamannya berkaitan dengan cara menyembuhkan penyakitnya dengan air zam-zam yang dikombinasikan dengan metode ruqyah dari al Qur’an ini,
“Pada suatu ketika aku pernah jatuh sakit, tetapi aku tidak menemukan seorang dokter atau obat penyembuh. Lalu aku berusaha mengobati dan menyembuhkan diriku dengan surat al Fatihah, maka aku melihat pengaruh yang sangat menakjubkan. Aku ambil segelas air zamzam dan membacakan padanya surat al Faatihah berkali-kali, lalu aku meminumnya hingga aku mendapatkan kesembuhan. Selanjutnya aku bersandar dengan cara tersebut dalam mengobati berbagai penyakit dan aku merasakan manfaat yang sangat besar. Kemudian aku beritahu kepada orang banyak yang mengeluhkan suatu penyakit dan banyak dari mereka yang sembuh dengan cepat” (Zaadul Ma’aad IV/178 dan al Jawaabul Kaafi hal. 23)

Keempat, minyak zaitun.
Allah Ta’ala berfirman,
“ … yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah Timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah Barat” (QS. An Nur : 35)
Dari Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Makanlah oleh kalian minyak (zaitun) dan poleskan dengannya, karena sesungguhnya minyak (zaitun) itu dari pohon yang diberkahi” (HR. Ahmad III/497, at Tirmidzi no. 1851 dan Ibnu Majah no. 3319, dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahiih at Tirmidzi II/166)
Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah mengatakan, “Minyak yang dihasilkan dari buah zaitun yang sudah masak adalah yang terbaik dan paling stabil.” (Metode Pengobatan Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam, hal. 387)
Beliau (Ibnu Qayyim al Jauziyah) juga menjelaskan (pada halaman yang sama) bahwa minyak zaitun berkhasiat mengatasi racun, melapangkan perut, dan memperkuat gusi. Daunnya berkhasiat menghadapi demam, kesemutan, koreng, mencegah keringat berlebih dan banyak lagi khasiat lainnya.
***





Sumber Bacaan:
Doa dan Wirid, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Syafi’i, Cetakan Keenam, DzulHijjah 1426 H/Januari 2006 M.
Metode Pengobatan Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa Sallam, Imam Ibnu Qayyim al Jauziyah, Griya Ilmu, Jakarta, Cetakan Kedelapan, Muharram 1428 H/Januari 2007 M.
Ruqyah Mengobati Guna-guna dan Sihir, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Syafi’i, Jakarta, Cetakan Kedua, Muharram 1426 H/Maret 2005 M.
Dari Sahabat, mudah-mudahan bermanfaat.
Catatan :
Semua jenis obat alami di atas, saat ini cukup mudah didapatkan di Indonesia (terutama di Jakarta) dan dijual di sebagian besar Toko-toko Buku Islam.

Sari Kurma Al-Jazira Premium


HARGA PERBOTOL Rp 20.000

Sari Kurma Aljazira dibuat secara alami dan higienis tanpa bahan pengawet sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Dapat diandalkan dan insyaAllah mujarab untuk pengobatan berbagai macam penyakit dan keluhan kesehatan serta untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Manfaat Secara Umum Sari Kurma Al-Jazira Premium:
* Membantu proses penyembuhan penyakit
* Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh
* Makanan dan minuman terbaik untuk ibu hamil dan melahirkan
* Meningkatkan trombosit dalam darah dan mengatasi DBD.
* Mencegah tubuh dari bakteri dan kanker.
* Membantu pertumbuhan tulang.
* Mengobati anemia, lesu dan letih.
* Memperlancar saluran kencing.
* Menambah berat badan anak.
* Memelihara dari kerabunan.
* Menstabilkan kejiwaan bagi anak dan lansia.
* Memperlambat penuaan tubuh.

Komposisi: Sari Kurma, glukosa, fruktosa
Isi dalam kemasan botol plastik: 360gr

Kapsul Gurah Albi Guraa

ALBIGURAA 18 KAPSUL 500 mg Rp19,000
ALBIGURAA 25 KAPSUL 500 mg Rp26,000
ALBIGURAA 50 KAPSUL 500 mg Rp49,000
ALBIGURAA YUNIOR 500 mg Rp26,000

HARGA BELUM DISC  25%

Minyak Zaitun Gold

Harga isi Cair 75ml Rp 25.000
Harga isi Cair 125ml Rp 32.000

Harga Kapsul 100 kapsul 500mg Rp 40.000

Harga belum disc 25%

Bio Janna Nutrisi Herbal Probiotik

HARGA PER BOTOL Rp 100.000
HARGA BELUM DISC 25%


BioJANNA merupakan formula NUTRISI HERBAL PROBIOTIK yang dibuat dari bahan dasa air kelapa yang mengalami fermentasi asam laktat, dengan ramuan herbal khusus yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi tempat hidupnya. Sebagai bakteri yang hidup, probiotik memerlukan makanan. Nutrisi yang sesuai bagi bakteri baik namun tidak cocok dengan bakteri jahat disebut prebiotik.
Prebiotik mendukung probiotik dan menekan bakteri jahat, banyak produsen makanan dan minuman yang menyertakan kedua unsur ini dalam makanan atau minuman yang mereka pasarkan.
Diversifikasi produk Bio Janna mempunyai multi fungsi dan multi manfaat, baik di bidang kesehatan, pertanian, peternakan dan perikanan tambak/kolam serta bidang perbaikan lingkungan hidup.

 Air kelapa sudah sejak jaman nenek moyang, dikenal sebagai obat keracunan sekaligus penambah stamina bagi manusia.
 Isolasi Bakteri Asam Laktat yang terkondisikan.
 Perpaduan antara Probiotik dengan Prebiotik disebut Sinbiotik.
 Dari bahan alami, tanpa bahan pengawet, aman, dan tanpa efek samping.
 Mengandung Lactobacillus, probiotik yang memiliki manfaat sangat luas.

MANFAAT UNTUK MANUSIA
1. Membersihan dan meremajakan fungsi saluran pencernaan.
2. Membuang racun, membersihkan saluran darah.
3. Mengontrol kolesterol dan kadar gula dalam tubuh.
4. Meningkatkan fungsi serta mencegah penyakit pada hati dan organ dalam lainnya.
5. Mencegah alergi.
6. Mencegah infeksi dalam dan luar tubuh.
7. Mencegah peradangan dalam dan luar tubuh.
8. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.
9. Mendorong fungsi penyerapan gizi dan vitamin, serta mengontrol berat badan.
10. Mengoptimalkan fungsi obat, terutama obat herbal.
11. Memperbaiki metabolisme.

Di dalam rongga perut, dari lambung, usus, sampai rectum, berlangsung proses pencernaan, penyerapan nutrisi, hingga pembuangan sisa pencernaan. Mesin pencernaan tidak pernah mengalami kebingungan memproses apapun yang masuk ke perut, entah itu benda padat atau cair, lunak, liat, atau keras, pedas, masam, atau manis, dan lain sebagainya.
Selanjutnya hasil proses pencernaan tersebut diedarkan ke seluruh tubuh, dan terjadi proses penyerapan oleh sel-sel tubuh. Sedangkan sisa-sisa hasil pencernaan dibuang dalam bentuk cair, padat, atau gas.
Siapakah yang melakukan proses yang sedemikian kompleks tersebut?

Jawabnya: Enzim dan Bakteri.

Ada sangat banyak bakteri dalam tubuh manusia, jumlahnya diperkirakan seratus triliun! Semua memiliki peran masing-masing. Fitrah awalnya, komposisi bakteri dalam tubuh tersebut adalah seimbang, selaras. Hidup berdampingan secara damai menjalankan perannya masing-masing tanpa terjadi perebutan peran. Dalam kondisi seperti ini, manusianya SEHAT.

Masalahnya adalah, manusia mengkonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman, yang sangat mudah merusak tatanan yang sudah seimbang tersebut. Makanan pokok diproduksi dengan pupuk dan obat-obatan kimia, termasuk racun pembasmi hama. Buah dan sayuran juga begitu. Ternak penghasil daging dan telur dipacu pertumbuhannya dengan konsentrat yang mengandung bahan kimia. Selain lemak jahat, kolesterol jahat, juga ada penyedap rasa, pewarna, pengawet, pemanis, aneka aroma, yang dibuat dari bahan sintetis. Masih ada faktor polusi udara, dan air, kuman penyakit, virus dan bakteri pathogen, termasuk antibiotik dan obat-obatan sintetis.

Akibatnya, suasana damai, selaras dalam tubuh manusia menjadi kacau dan rusak. Tidak lagi ada suasana damai, selaras dalam tubuh. Sebaliknya, bakteri dalam tubuh saling menyerang, berebut peran, saling membunuh. Hal inilah yang mengakibatkan PENYAKIT.

Diare misalnya, adalah bukti nyata buruknya situasi dalam perut. Juga mag, sembelit, konstipasi, dan typus adalah tanda nyata kacaunya kondisi system pencernaan.
Apakah hanya itu?.

Tidak. Kekacauan itu mengakibatkan banyaknya tumpukan zat-zat berbahaya dan beracun dalam tubuh, termasuk kuman penyebab penyakit. Tidak hanya di perut, karena hasil pencernaan diedarkan oleh darah ke sekujur sel tubuh, termasuk pada saluran darah juga terancam endapan kerak. Selanjutnya fungsi berbagai organ tubuh akan terganggu.

Proses tersebut tidak selalu berakibat langsung, namun berjalan terus setiap saat. Ada antrian penyakit dalam tubuh, yang suatu saat muncul, tidak hanya satu macam. Tapi bermacam-macam penyakit muncul bersamaan. Itulah kenyataan yang sering kita lihat dan dengar, orang menderita SAKIT KOMPLIKASI.

Untuk kembali sehat, komposisi bakteri dalam tubuh harus dikembalikan ke posisi fitrah awal, yaitu : SEIMBANG, SELARAS.

Inilah manfaat terapi Bio Janna.

"TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR KE BLOG INI SILAHKAN DILIHAT DULU KATALOG DAN RESENSI BUKUNYA SEMOGA BERKENAN JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIRAN"