Rabu, 23 Januari 2013

120 Renungan Keimanan

Penulis : Dr. Ahmad Farid
Ukuran : 24,5 × 16 cm
Tebal : xxvi + 414 hlm
Berat : 800 gr
ISBN : 978-602-8406-88-8
Harga Jual : Rp. 85.000
Harga diskon :  Rp 68.000

Sungguh, tak hanya raga yang butuh makan dan minum sebagai pemenuh kebutuhannya, hati pun membutuhkan nutrisi  yang cukup untuk menjadi asupannya. Memberikan pencerahan dengan renungan-renungan keimanan merupakan salah satu cara memberikan santapan kepada hati dan jiwa. Sesungguhnya gambaran dan kondisi hati itu ditentukan sejauh mana sifat-sifat baik atau buruk yang menguasainya. Hati yang bersih, selalu mendapatkan nasihat-nasihat, tidak dilumuri oleh noda-noda maksiat dan dosa, akan mengajak pemiliknya untuk selalu melakukan perbuatan yang baik, begitu juga sebaliknya.

Untuk itu, kami hadirkan kepada pembaca buku yang sangat apik ini yang ditulis oleh seorang tokoh yang cukup ternama, Dr. Ahmad Farid. Buku ini merupakan kumpulan renungan keimanan yang disusun oleh penulis serta beberapa pengalaman yang dialaminya. Sebuah renungan yang terlintas ketika mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur’an atau mutiara-mutiara hadits Rasulullah, perkataan-perkataan orang-orang shalih atau renungan ketika mendengar atau melihat suatu peristiwa yang mengandung ibrah dan pelajaran yang tersembunyi.

Buku ini semakin berbobot, karena merupakan penyempurnaan tema dari buku-buku yang telah ditulis oleh penulis sebelumnya, juga diperkaya dengan inspirasi dan kutipan dari dua buku karya ulama ternama yang cukup masyhur di kalangan umat Islam, Shaid Al-Khatir karya Ibnul Jauzy dan Al-Fawaid karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah.

Buku ini ibarat buah dengan cita rasa yang istimewa karena cakupan bahasannya yang sangat penting meliputi masalah akidah, manhaj para Salafus Shalih, akhlak serta cerita tentang orang-orang shalih yang selalu menebarkan kebaikan.

Semoga kehadiran buku ini, mampu memberikan sentuhan-sentuhan keimanan dalam hati ini, dan membawa pemiliknya untuk selalu dekat kepada Dzat yang membolak-balikkan hati.

“Ya Allah, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, keislaman, istiqamah di jalan-Mu dan selalu dalam ketaatan kepada-Mu.”

Jumat, 11 Januari 2013

Al-Lu'lu' wal Marjan

Penulis           : Muhammad Fuad Abdul Baqi
Cetakan         : 2, Jakarta 2010
Harga jilid 1   : Rp 130.000 
Harga diskon : Rp  97.500
Harga jilid 2   : Rp 150.000
Harga diskon : Rp 112.500

Imam Taqiyuddin Abu Amr Usman bin Abdurrahman bi Usman bin Musa bin Abi Nasr an-Nashry as-Syahrazy, atau lebih dikenal dengan nama Imam Ibnu Shalah, telah membagi tingkatan hadis shahih (sahih) menjadi tujuh tingkatan.

Pertama, Shahih muttafaq 'alaihi, yaitu hadis sahih yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Inilah tingkatan yang teratas, yang disebut juga Shahihain. Kedua, Shahih Bukhari, yakni hanya diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Ketiga,  Shahih Muslim, yakni hanya diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Keempat, sahih menurut syarat yang ditentukan oleh Imam Al Bukhari dan Imam Muslim, namun keduanya tidak meriwayatkan hadis tersebut. Kelima, sahih hanya menurut syarat Imam Al Bukhari, namun beliau tidak meriwayatkannya. Keenam, sahih hanya menurut syarat Imam Muslim, namun beliau tidak meriwayatkannya. Ketujuh, sahih menurut riwayat lain- lainnya, tidak menurut syarat keduanya.

Buku Al Lu'lu wal Marjan fii ma Ittafaqa Alaihi al Syaikhan, karya Muhammad Fuad Abdul Baqy, dapat dikatakan sebagaimana yang dimaksud oleh Ibnu Ash Shalah tadi. Buku yang diindonesiakan oleh Penerbit Pustaka As-Sunnah dengan judul Al-Lu'lu' wal Marjan: Ensiklopedi Hadits-hadits Shahih yang Disepakati Oleh Bukhari dan Muslim ini memuat hadis-hadis yang berada pada puncak kesahihan, tingkatan pertama dan utama yang memuat hadis-hadis sahih yang disepakati kesahihannya oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Karena itu, buku yang menghimpun 1.906 hadis sahih -- dan merupakan intisari dari apa yang ada di dalam Shahihain -- ini merupakan rujukan yang sangat penting bagi kaum Muslimin untuk   memahami dan melaksanakan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh).

Penulis memberi komentar-komentar singkat pada tiap-tiap hadis, dan menukil perkataan para ahli ilmu, pensyarah hadis-hadis khususnya Imam Nawawi Syarah Shahih Muslim dan Ibn Hajar as-Qalany dalam kitabnya, Fathul Baari fi syarhi Shahih al-Bukhary.

Pustaka As-Sunnah menerbitkan buku ini dalam dua jilid hard cover, yang tebalnya masing-masing 800 dan 836 hlm. Jilid I antara lain membahas tentang iman, thaharah, haid, shalat, masjid, zakat, puasa, haji, nikah hingga jual beli.

Buku jilid II menyajikan hal-hal yang tidak kalah pentingnya bagi kaum Muslimin. Misalnya, soal pertanian, upah bekam, haramnya penjualan khamr, jual beli saham, hingga sumpah palsu dalam jual beli. Juga, hukum waris, sumpah, hukuman, tuntunan adab, serta beberapa keutamaan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.

Membaca buku Al-Lu'lu' wal Marjan ini sangat berguna bagi kaum Muslimin agar dapat memahami sunnah-sunnah Rasulullah SAW, khususnya hadis-hadis sahih yang lebih mendekati kebenaran. Meskipun, ini tidak berarti meninggalkan kitab-kitab hadis yang lain, kecuali hadis-hadis dhaif (lemah) dan maudhu (ditolak).

Syarah Riyadhush Shalihin


HARGA DISKON : Rp 450.000,-

BERAT BUKU 7,5 Kg

Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
(QS. Al-Ahzab: 21)


 Kitab Riyâdhush Shâlihîn karya Imam an-Nawawi merupakan salah satu kitab hadits yang paling sarat kandungannya dan populer di kalangan masyarakat. Begitu pentingnya kandungan kitab tersebut, banyak ulama yang menyusun kitab Syarah tersendiri untuk men­jelaskan hadits-haditsnya, baik dari sudut pandang riwayah maupun dirayah. Salah satunya adalah kitab yang ada di tangan Anda sekarang; Bahjatun Nâzhirîn Syarh Riyâdish Shâlihîn, yang kami terjemahkan menjadi Syarah Riyadush Shalihin. Selain untuk menyempurnakan karya Imam an-Nawawi di bidang hadits nabawi, kitab yang disusun oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali ini juga bertujuan melengkapi kitab-kitab Syarah yang pernah diterbitkan.

Pada kitab yang diterbitkan dalam lima jilid ini, penyusun men-jelaskan hadits-hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang akan membimbing setiap Muslim dalam beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan sesama, serta dalam meningkatkan kualitas keimanan dan kesucian jiwa mereka menuju insan yang mulia di sisi-Nya.

Dibandingkan dengan kitab-kitab Syarah lainnya, keunggulan kitab ini ada pada penyusunannya yang telah melalui tahapan-tahapan ilmiah. Di samping itu, pembahasan setiap haditsnya disertai dengan takhrij, makna kosa kata, dan penjelasan kandungan hadits, semua itu disusun secara sistematis dan singkat, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami kandungan setiap haditsnya secara utuh.

Dengan membaca dan mengamalkan kandungan kitab ini, insya Allah, kita akan terbantu untuk menjadi pribadi-pribadi Muslim yang lebih istiqamah dalam mencapai kesempurnaan ‘ubudiyah kepada Allah.

Kamis, 10 Januari 2013

SYARAH HISHNUL MUSLIM

Harga buku :Rp 76.000,-
Harga Diskon: Rp 60.000,-
Penulis :  Majdi bin Abdul Wahhab Al-Ahmad 
522 Hlm.

Dzikir dan doa adalah kekuatan hati dan ruh. Tanpa keduanya, manusia hanyalah seperti bangkai yang berjalan: jasadnya hidup, hatinya mati. Dzikir dan doa adalah penghidup dan pembersih hati yang sedang berkarat serta mampu menumbuhkan kedekatan kepada Allah. Lebih hebat lagi, adalah dzikir dan doa, nilainya lebih baik daripada menginfakkan emas dan perak serta berjihad di jalan-Nya.

Namun, amat d...isayangkan, ternyata masih banyak umat Islam saat ini belum memahami secara benar makna yang terkandung dalam dzikir dan doa yang dilantunkannya. Mulut mereka berucap, tapi sama sekali tidak membekas dalam hatinya.

Kitab syarah Hishnul Muslim yang hadir di hadap pembaca ini, adalah penjelasan kitab Hishnul Muslim karya Syaikh Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani yang paling diminati, lengkap, mudah, dan gamblang untuk menunjukkan cara berdzikir dan berdoa kepada Allah sesuai tuntunan Rasulullah. Disertai dengan takhrij hadits dah tashih dari penulis aslinya, menjadikan buku ini semakin berbobot dan sangat layak untuk dimiliki setiap muslim.

Selamat membaca, dan selalu basahi bibir Anda dengan dzikir dan doa.

Tafsir Ibnu Mas'ud

Judul Asli : Tafsir Ibnu Mas’ud, Jam’wa tahqiq wa dirasah
Penulis / Penyusun : Muhammad Ahmad Isawi
Judul Terjemahan : Tafsir Ibnu Mas’ud
Diterbit oleh Pustaka Azzam – Indonesia
Dengan Tebal : 1115

Harga buku : Rp 199.000,-
Harga diskon Rp 159.000,-

Diberi kata pengantar oleh : Syaikh DR.Husain Nushshar [Dekan Fakultas Sastra Universitas Kairo]

Siklas Tentang Kitab Tafsir Ibnu Mas’ud
Buku (Kitab) ini asal nya adalah merupakan tesis yang disidangkan di Universitas Kairo pada tahun 1400 H atau 1980 M dan dengan kitab ini penulis memperoleh gelar Magister (MA) dengan nilai Mumtaz (Excellent). Tesis ini direkomendasikan agar dicetak lalu didistribusikan ke Universitas – Universitas. Tesisi ini atau Kitab Tafsir Ibnu Mas’ud ini ditulis oleh penulis dibawah bimbingan Syaikh DR.Husain Muhammad Nushshar [Dekan Fakultas Sastra Universitas Kairo]. Selain itu penulis Muhammad Ahmad Isawi juga dibimbing oleh Syaikh Mahmud Muhammad Syakir didalam menyusun metode tafsir ini, mempelajari sanad-sanad dan mengatasi kesulitan yang ada.

Setelah selesai, maka kitab ini dicetak dengan dana sumbangan dari Muassasah Al-Malik Faishal Al-Khairiyyah [Yayasan Raja Faisal Al-Khairiyyah] yang pada saat itu diketuai oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz Alu Su’ud hafizhullah. [Lihat, Tafsir Ibnu Mas’ud, halaman 1-2]



Syaikh DR.Husain Nushar [Dekan Fakultas Sastra Universitas Kairo] berkata didalam kata pengantarnya terhadap kitab ini :
“Ketika Muhammad Ahmad Isawi mengajukan tesis ini untuk dikerjakan dibawah pengawasan ku, aku memintanya agar memasukkan nya dalam studi-studi agama, dan diapun menyetujuinya. Sebelumnya aku telah menyusun rencana panjang untuk menulis sejarah ilmu tafsir dengan meneliti tafsir – tafsir yang masih tersisa baik yang masih dalam bentuk manuskrip atau yang sudah dicetak dengan penelitian yang jeli dan benar. Lalu kami uraikan sisi ilmiahnya, baik dalam materi maupun metodenya, kemudian dari tafsir – tafsir yang masih ada ini dan sumber – sumber lain nya, kami akan menyusun tafsir – tafsir yang buku – bukunya belum sampai kepada kita. Kami akan menyusun dan mentahqiqnya lalu mempelajarinya, sebagaimana kami mempelajari tafsir – tafsir yang masih ada. Jika kami telah selesai melakukan pekerjaan ini, berarti kami telah mempersiapkan pondasi yang bisa dibagun diatasnya sebuah bagunan yang benar dan tegak tentang sejarah ilmu tafsir.

Studi pertama, aku buat untuk sahabat Abdullah bin Mas’ud yang terkenal memiliki hubungan dengan al-Quran, yang dari perkataan – perkataan dan pendapat – pendapatnya saya telah menimba berbagai buku. Kemudia tugas ini aku serahkan kepada Muhammad Isawi untuk diteliti tafsirnya dibawah pengawasa ku. Maka mulailah studi ini, diakhiri mencari bahan – bahan tesis diperpustakaan Arab.

Mulanya saya khawatir ia akan meninggalkan pekerjaan ini sedikit demi sedikit, tapi, ternyata mahasiswa ku ini (Muhammad Isawi) adalah seorang yang penyabar dan pekerja keras yang tidak pernah bosan dan putus asa. Ia tidak berhenti untuk bekerja keras dan meluangkan waktunya. Ternyata bahan yang dia peroleh lebih banyak dari yang kami kira sebelumnya.

Ia pun mulai mengerjakan tesis ini dengan cara menhimpun segala sesuatu yang perlu dihimpun hingga selesai da sampai dihadapan kami. Sebagaimana tesis ini juga dipersembahkan kepada pembaca dalam bentuk buku yang telah dicetak.

Kemudian aku menyampaikan tesis ini ke dewan universitas untuk disidangkan. Ternyata dewan kampus sangat kagum dan memberikan nilai mumtaz (excellent), juga merekomendasikan agar tesis ini dicetak.

Aku sangat puas dengan tesis atau buku ini, karena ia telah mewujudkan apa yang telah ku rencanakan sebelumnya. Karena itu sangatlah pantas jika penulisnya diberi predikat peneliti berbakat dalam bidang yang Allah telah memilih untuknya. Kami berharap semoga setelah nya akan muncul rekan – rekan yang dapat menyempurnakan jalan nya dan melangkah sesuai langkahnya, agar kita bisa mencapai tujuan yang sebelumnya telah ku rencanakan.

Buku ini ku persembahkan kepada para ulama, dengan harapan mendapat respon positif dan perhatian dari mereka, sehingga akan muncul makalah – makalah yang isinya memberikan kritik membangun dan evaluasi, yang mudah-mudahan bisa diambil manfaatnya oleh penulis, dan juga aku beserta teman – teman ku di jurusan Bahasa Arab Fakultas Sastra Universitas Kairo, bahkan oleh seluruh Universitas Arab dan Islam.” [Lihat, Tafsir Ibnu Mas’ud, halaman 3-5]

Masa Penulisan Sumber Tafsir Ibnu Mas’ud
Ustadz Muhammad Ahmad Isawi hafizhullah berkata didalam Muqaddimah Tafsir Ibnu Mas’ud :
“Demi Tafsir Ibnu Mas’ud ini aku harus menghabiskan waktu lebih dari 3 tahun. Dalam penyusunan Tafsir Ibnu Mas’ud ini saya menggunakan banyak sumber dan referensi yang saya sebutkan dalam daftar pustaka dan referensi dibagian akhir buku ini.”
Catatan : Didalam terjemahan daftar pustaka kitab ini ditulis pada halaman 111 - 123.
Diantara referensi yang terpenting adalah :
1. Al-Muwaththa’ karya Imam Malik bin Anas rahimahullah
2. Musnad Ar-Rabi’ Al-Jami’ Ash-Shahih karya Imam Ar-Rabi’ Al-Azdi rahimahullah
3. Musnad asy-Syafi’I karya Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’I rahimahullah
4. Musnad Ibnu Hambal karya Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah
5. Shahih Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari rahimahullah
6. Shahih Muslim karya Imam Muslim bin Hajjaj rahimahullah
7. Sunan Ibnu Majah, Sunan Abu Daud, Sunan At-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’I, Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Al-Qurthubi, Tafsir Ibnu Katsir dan lain-lain nya.

Sekilas Tentang Isi Kitab
Kitab tafsir Ibnu Mas’ud diawali dengan Ucapan Terima Kasih, setelah itu dengan Kata Pengantar dari Syaikh DR.Husain Nushshar, baru kemudian Muqaddimah.
Didalam Muqaddimah nya, penulis menerangkan beberapa perkara diantara nya adalah Perjalanan beliau didalam mencari referensi, kemudian Dasar – Dasar Pengumpulan Tafsir, Kemudian Metode Penetapan Riwayat, Kemudian Referensi – Referensi terpenting, baru kemudian masuk kedalam bab yang baru.
Pada Bagian Pertama, beliau menyebutkan Biografi Ibnu Mas’ud dan Tafsirnya. Beliau menyebutkan Masa pertumbuhan Ibnu Mas’ud, Keislaman nya, Hijrahnya, Perlayanan Ibnu Mas’ud terhadap Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, Jihadnya beliau, dan lain – lain. Sampai diakhir bab ini ditutup dengan menyebutkan murid – murid Ibnu Mas’ud Radhiyallahu’anhu.
Pada Bagian Kedua, beliau menjelaskan Gaya Ibnu Mas’ud dalam tafsirnya. Setelah itu beliau menyebutkan referensi kitab tafsir Ibnu Mas’ud ini. Setelah itu beliau memulai tafsir al-Quran. Yang dimulai dengan Tafsir Isti’adzah, baru surat al-Fatihah, dan diakhir kitab beliau menutup dengan Doa Khatam al-Quran.

Sungguh kitab tafsir yang sangat menarik, sangat bagus, sangat terpercaya. Bagi para pelajar ilmu agama, maka wajib baginya untuk merujuk kedalam kitab Tafsir ini, supaya dia mempunyai pegangan kuat dan landasan yang benar didalam ilmu tafsir al-Quran. Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertologan dan keselamatan.

sumber :  ibnu-firdaus.blogspot.com

Khutbah Jum`at Pilihan Setahun Jilid 1 & 2



Penulis : Drs. Hartono Ahmad Jaiz, dkk.
Harga 1 paket : Rp.184.000,-  Harga diskon : Rp 138.000,-
Jilid 1: Rp.85.000,- Harga Diskon : Rp 68.000,-
Jilid 2: Rp.99.000,- Harga Diskon : Rp 79.000,-


Kewajiban pokok seorang ustadz, khatib, imam masjid, bahkan setiap Muslim, adalah mengajak umat Islam untuk kembali kepada al-Qur`an dan as-Sunnah berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah, as-Salaf ash-Shalih. Menyadari makna pentingnya panduan khutbah yang mengusung pesan dakwah yang kuat, mudah merubah pola kecerdasan hati dan pola fikir, dan bersih dari noda-noda kebatilan, maka kami, Pustaka Darul Haq, demi mengulang kesuksesan Khutbah Jum’at Pilihan Setahun jilid 1, mempersembahkan Khutbah Jum’at Pilihan Setahun jilid 2 ini, yang ditulis oleh sejumlah ustadz yang memiliki komitmen mengajarkan Islam dengan memurnikan tauhid dan membersihkan materi yang disampaikannya kepada kaum Muslimin dari segala bentuk syirik dan bid’ah.

Kumpulan khutbah ini memuat berbagai materi pokok yang merupakan dasar bagi pembentukan pribadi dan masyarakat Muslim agar teguh terhadap Agamanya terdiri dari materi-materi akidah, ibadah, mu’amalah, akhlak, biografi figur, dan wawasan keislaman umum yang insya Allah tetap relevan sepanjang tahun ditulis dengan kalimat-kalimat yang mudah dicerna dan gaya bahasa yang sederhana, tutur penyampaian yang halus, tanpa mengurangi bobot ilmiah yang dimuat. Di samping kumpulan khutbah Jum’at ini memang diarahkan menjadi panduan khutbah Jum’at dan Id, ia juga dapat menjadi bahan kultum dalam berbagai kesempatan, kultum Rama-dhan misalnya. Lebih dari itu, kumpulan khutbah ini kami antar dengan sedikit arahan mengenai hal-hal yang tidak boleh diabaikan oleh seorang khatib. Ya Allah, jadikanlah kumpulan khutbah ini sebagai amal shalih bagi kami semua, dan bermanfaat bagi kaum Muslimin. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. (Hud: 88).

Dunia Kesenangan yang Semu

Ukuran : 13cm x 18cm: 
Tebal : 296 hal  
Penulis : 'Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim 
Harga buku : Rp 29.000,- 
Harga diskon : Rp 23.000,-
Dunia hanyalah tempat singgah sesaat, sementara akhir perjalanan kita adalah negeri akherat. Panggilan untuk melanjutkan perjalanan bisa saja datang setiap saat. Dan ketika panggilan itu datang kita harus segera pergi dan tidak dapat menolaknya.
 
Kebanyakan dari kita ketika memejamkan mata untuk mengakhiri aktifitas di malam hari, seakan telah mendapatkan jaminan bahwa keesokan harinya masih berkesempatan untuk membuka mata kembali. Masing-masing membayangkan aktifitas yang akan dilakukannya. Seakan dirinya akan hidup selamanya dan tidak akan pernah mati. Tidak ada sedikitpun persiapan yang dilakukan untuk menghadapi kematian, padahal boleh jadi itu adalah malam terakhir baginya, dan di pagi harinya dia tidak pernah lagi bangun dari tidurnya.
Dunia hanyalah tempat singgah sesaat, sementara akhir perjalanan kita adalah negeri akherat. Panggilan untuk melanjutkan perjalanan bisa saja datang setiap saat. Dan ketika panggilan itu datang kita harus segera pergi dan tidak dapat menolaknya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan kehidupan kita di dunia ini bagaikan seorang penempuh perjalanan yang sedang berteduh sejenak di bawah sebuah pohon, kemudian pergi melanjutkan perjalanan. Karena itu sudah seharusnya kita lebih memikirkan untuk membangun rumah yang akan kita huni selamanya di akherat daripada rumah dunia yang hanya akan kita huni sesaat.
 
Buku membuka mata kita lebar-lebar betapa tidak berharganya dunia ini, sehingga dengan membacanya kita akan terbimbing untuk lebih memilih kehidupan akherat yang mulia ketimbang kehidupan dunia yang hina.
"TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR KE BLOG INI SILAHKAN DILIHAT DULU KATALOG DAN RESENSI BUKUNYA SEMOGA BERKENAN JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIRAN"